Harapan Khoe Seng Seng pada Marzuki Alie  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khoe Seng Seng. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Khoe Seng Seng. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Khoe Seng Seng, seorang pedagang ITC Mangga Dua yang tengah berseteru dengan pengelola PT Duta Pertiwi, berharap banyak dari pertermuan antara pedagang ITC Mangga Dua dan Ketua DPR Marzuki Alie serta Kapolri Jenderal Sutarman, Senin, 17 Februari 2014. Alasannya, pedagang sudah terlalu lama berhadapan dengan anak perusahaan Sinarmas Group itu.

    Pedagang ITC Mangga Dua tengah berseteru dengan PT Duta Pertiwi, pengelola aset dan transparansi dana iuran (service charge). Selama ini, menurut pedagang, PT Duta Pertiwi tidak transparan dalam mengelola aset, sehingga membuat pedagang gerah dan akhirnya mengambil jalur hukum.

    "Harapan kami, Duta Pertiwi menyerahkan aset-aset kami di ITC Mangga Dua untuk dikelola sendiri," ujar Khoe Seng Seng kepada Tempo, Senin, 17 Februari 2014.

    Khoe menjelaskan pedagang ingin mengelola sendiri aset mereka. Sebab, kata dia, selama ini Duta Pertiwi mengurus pedagang dengan tangan besi, lewat pemerasan dan intimidasi. Salah satu contohnya adalah pemadaman listrik sepihak.

    Untuk mencapai harapan itu, Khoe dan pedagang lain tidak membuat persiapan banyak. Khoe dan pedagang hanya membawa sejumlah bukti terkait masalah-masalah yang mereka hadapi. (Baca: Ke DPR, Pedagang ITC Mangga Dua Berbekal Bukti)

    Khoe mengatakan pada pertemuan hari ini, pihak Duta Pertiwi tak diundang. Namun PPRS (Persatuan Penghuni Rumah Susun) yang dianggap sebagai bentukan Duta Pertiwi diundang untuk memberikan keterangan. (Baca: Jokowi: Banyak Konflik Semacam ITC Mangga Dua )

    ISTMAN M.P.

    Berita Terpopuler
    2 Versi Kasus Penembakan Bripka Lasmidi
    Polisi Penembak Polisi Dibawa ke Polda Metro Jaya 
    Kritis, Kondisi Polisi yang Ditembak Polisi 
    Polisi Tembak Polisi, Begini Komentar Atasannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?