Jokowi Mau Blok G dan Stasiun Tanah Abang Terhubung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan secara simbolis kunci kios kepada pedagang saat meresmikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta  (2/9).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan secara simbolis kunci kios kepada pedagang saat meresmikan Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta (2/9). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan PT Kereta Api Indonesia akan membangun jembatan penghubung dari Stasiun Tanah Abang ke Blok G Pasar Tanah Abang.

    "Kata KAI ada tahun ini untuk jembatan penghubung," kata Jokowi di Balai Kota, Senin, 17 Februari 2014. Dia juga mengatakan eskalator akan segera dibangun di blok tersebut. "Tangga penghubung ke Blok A dan Blok B juga mau dibuat."

    Jokowi meminta pedagang juga dapat menempuh langkah kreatif untuk menarik pembeli meski Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berniat membangun lapak berjualan mereka sedemikian rupa. "Pedagang harus kreatif, masak saya harus urus pembeli juga," katanya. (Lihat: Cara Jokowi Promosikan Blok G Tanah Abang)

    Jokowi pun mengungkapkan berbagai upaya pemerintah untuk membantu promosi. "Jumat, Sabtu, Minggu ada keramaian," kata dia. Eskalator dan jembatan penghubung pun akan segera dibangun. "Kalau eskalator jadi jangan minta kembali, loh," katanya.

    Sebelumnya, pedagang pasar Tanah Abang Blok G mengeluh terus-menerus karena lokasi tersebut sepi pengunjung. Para pedagang di lokasi ini merupakan para pedagang kaki lima yang semula memenuhi jalan di sekitar Pasar Tanah Abang yang kemudian direlokasi.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Lainnya:
    Kantor Dikosongi, Wali Kota Risma Bersiap Mundur?
    2 Remaja Ganggu Pengamanan Kunjungan SBY ke Kelud
    Siapa Sebenarnya Sosok Ustad Hariri?
    Sambut SBY, Fasilitas Pengungsi Kelud 'Dihias'
    Status Gunung Kelud Turun Jadi Siaga
    Wali Kota Risma Didesak Mundur karena Tolak Tol?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.