Hari Ini, Inspektorat Lapor soal Busway ke Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Pemerintah DKI menambah armada TransJakarta untuk menunjang transportasi masal dan operasi busway di semua koridor. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Pemerintah DKI menambah armada TransJakarta untuk menunjang transportasi masal dan operasi busway di semua koridor. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Inspektorat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Franky Mangatas mengatakan, tim dari inspektorat sedang menyiapkan laporan hasil investigasi kasus pengadaan bus Transjakarta dan bus sedang. Rencananya laporan itu bakal diserahkan ke Gubernur Joko Widodo, hari ini Selasa 18 Februari 2014.

    Namun Franky tak mau buka kartu soal temuan insepktorat dalam kasus pengadaan bus oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta itu. "Soal indikasi kecurangannya belum bisa saya jawab, saya tidak berhak, karena belum lapor ke Pak Jokowi," katanya ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 17 Februari 2014.

    Menurut dia, Inspektorat Pemprov DKI Jakarta sudah mengkaji perencanaan, pelaksanaan kontrak, dan jumlah pemenang. "Harga-harganya pun kami periksa, sesuai atau tidak dengan ketentuannya," kata Franky.

    Menurut dia, Inspektorat sudah memeriksa pihak yang terlibat dalam pengadaan bus. "Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), tim perencana, perusahaan yang ikut lelang, serta pengawasnya juga kami periksa," ujar dia.

    Dia mengaku masih menunggu instruksi Gubernur untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberatasan Korupsi atau Kejaksaan. "Kami kan hanya aparat pengawasn internal, bukan penegak hukum, jadi harus tunggu tugas dari Gubernur setelah baca laporan kami," katanya.

    Ditemui secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan dirinya masih menunggu laporan dari Inspektorat soal bus itu. "Saya tanya belum rampung, kok, saya minta secepatnya beres," kata dia.

    ANGGRITA DESYANI

    Terpopuler :
    Demi Cucu, Bos Sritex Lukminto Ziarah Walisongo

    Rupiah Kembali Paling Perkasa Se-Asia 

    Kata BRI dan BNI Soal Utang Korban Kelud 

    Dampak Kelud, Bandara Juanda Rugi Rp 2,5 Milia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.