Alasan Fadlin Akbar Adukan Jurnalis dengan UU ITE

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BlackBerry Messenger

    BlackBerry Messenger

    TEMPO.CO, Tangerang -- M. Fadlin Akbar, anak mantan Wali Kota Tangerang melaporkan wartawan Seputar Indonesia (Sindo) Deni Irawan ke polisi dengan tudingan pencemaran nama baik dan melanggar UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

    "Saya terfitnah dengan status BBM itu, kenyataannya saya tidak ditangkap dan tidak ada masalah hukum,"kata Fadlin, Selasa, 18 Februari 2014.

    Kasus ini berawal dari  status BBM Deni yang berbunyi ,"Fadlin Akbar Ditangkap Polisi?#anak WH." Fadlin menganggap status BBM Deni meresahkan keluarga besarnya. "Terus terang status ini membuat ketidaknyamanan keluarga, apalagi itu bohong," kata Fadlin.

    Fadlin mengaku mengetahui status Deni dapat dari kerabatnya, Ahmad Jazuli Abdilah yang berkawan dengan Deni di jejaring BBM. Setelah itu, Fadlin bersama penasihat hukumnya, Jimmy Solichin melaporkan Deny ke Polres Metropolitan Tangerang pada Senin, 17 Februari 2014 dengan tudingan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE). (Baca: Jurnalis Dijerat UU ITE, AJI: Prihatin)

    Sementara Deni mengaku belum tahu secara resmi tentang pelaporan dirinya. "Saya baru tahu dari teman, saya pasrah," katanya. (Baca: Karena Status BBM, Jurnalis Sindo Terancam UU ITE)

    AYU CIPTA



    Berita Lainnya:
    Plus-Minus Kepemimpinan Wali Kota Risma
    Apel Pagi, Wali Kota Risma Setrap Dua PNS Baru  
    BNN: Heroin Roger Danuarta Langka di Indonesia
    Kilang Terbakar dan Nasib Karier Karen Agustiawan
    Suku Dayak Tebar Beras Kuning, Polisi Mundur  
    Gempa Sekitar Gunung Merbabu Bukan Vulkanik  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.