Dituding Pencitraan, Jokowi: Saya Tak Punya Media

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi menaiki tepian tangga untuk melihat kondisi pengungsi banjir di sebuah sekolah yang tergenang oleh air luapan kali Ciliwung di Kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, (22/1). Sekitar 300 orang mengungsi di sekolah tersebut akibat rumah mereka kebanjiran. TEMPO/Amston Probel

    Jokowi menaiki tepian tangga untuk melihat kondisi pengungsi banjir di sebuah sekolah yang tergenang oleh air luapan kali Ciliwung di Kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, (22/1). Sekitar 300 orang mengungsi di sekolah tersebut akibat rumah mereka kebanjiran. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalahkan media yang kerap mengekspose ragam kegiatannya. Menurut dia, dengan banyaknya pemberitaan mengenai dirinya, beberapa pihak menudingnya sebagai pencitraan.

    "Bagaimana saya mau pencitraan, TV saja tidak punya, koran pun tidak punya," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, kepada para mahasiswa Universitas Paramadina, Rabu, 19 Februari 2014. "Jika ada TV yang terus mengikuti saya, ya itu salah dia." (baca: Survei, Elektabilitas Jokowi Kembali ke Puncak)

    Usai berbicara seperti itu, sontak audiens yang sebagian besar mahasiwa ini tertawa. Jokowi mengatakan, dalam membentuk reformasi birokrasi, seorang pemimpin haruslah sering bertemu dengan masyarakatnya.

    Dengan begitu, kata Jokowi, masyarakat juga dapat menyaksikan secara langsung pemimpinnya kerja. Menurut Jokowi, hal yang paling penting dalam reformasi birokrasi adalah manajemen pengawasan.

    "Karena kalau sudah membangun suatu sistem, tapi manajemen pengawasannya jelek ya sama saja," kata Jokowi. "Yang lemah di pemerintahan kita ya soal manajemen pengawasan." (baca: Jokowi Capres Idaman Investor Asing?)


    REZA ADITYA

    Terpopuler
    Risma Mau Mundur, Elite PDIP Terbang dan Merayu
    Apel Pagi, Wali Kota Risma Setrap Dua PNS Baru
    8 Kasus Plagiat yang Menghebohkan Indonesia
    Suku Dayak Tebar Beras Kuning, Polisi Mundur
    BNN: Heroin Roger Danuarta Langka di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.