Jokowi Bahas Perjanjian Kerja Sama Monorel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengecekan prototipe kereta monorel di hanggar PT. Melu Bangun Wiweka, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, (4/2). Monorel ini mampu mengangkut hingga 130 penumpang dan direkomendasi hingga 6 rangkaian. TEMPO/Subekti

    Petugas melakukan pengecekan prototipe kereta monorel di hanggar PT. Melu Bangun Wiweka, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, (4/2). Monorel ini mampu mengangkut hingga 130 penumpang dan direkomendasi hingga 6 rangkaian. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan masih akan menggandeng PT Jakarta Monorail dalam pengadaan monorel.

    "Kemarin ada hitung-hitungan, pada tahun mendatang Jakarta akan macet total," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, di sela-sela pembahasan perjanjian kerja sama dengan PT Jakarta Monorail, Rabu, 19 Februari 2014. "Segala upaya kami kerahkan untuk mengatasi macet dengan membangun MRT, juga monorel ini."

    Jokowi mengatakan hari ini ada pertemuan di Balai Kota untuk membahas perjanjian kerja sama dengan PT Jakarta Monorail ihwal kelanjutan pembangunan monorel. Pembahasan menyangkut tiga hal, yakni legal aspek, kajian teknis, dan keuangan.

    Jokowi menambahkan, tenggat pengerjaan monorel tetap pada 2017. "Ini hanya membahas soal apakah pantas ruang hijau dijadikan depo dan stasiun dengan tujuan komersial dan sebagainya," kata Jokowi.  (Baca: Ahok Akan Panggil Jakarta Monorail dan PT Jakarta Monorail Pastikan Proyek Berlanjut)

    REZA ADITYA



    Berita Lainnya:
    Kisah Ransel Hitam Buat Sutan Bhatoegana
    Jawaban Risma Soal Isu Korupsi Mobil Dinas  
    Di Balik Timnas U-19, Ada Hitungan Metafisika
    PDIP: Ada yang Mengadu Domba dalam Kasus Risma
    Wali Kota Risma dan Serangan Bertubi Soal Tol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.