Hasil Tes Urine Roger untuk Lacak Pengedar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah awak media meliput Roger Danuarta saat memberikan keterangan kepada media perihal tertangkap dirinya di Polsek Pulo Gadung, Jakarta (17/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah awak media meliput Roger Danuarta saat memberikan keterangan kepada media perihal tertangkap dirinya di Polsek Pulo Gadung, Jakarta (17/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Jakarta:Deputi Pemberantasan BNN, Brigadir Jenderal Deddy Fauzi El Hakim mengatakan heroin yang dipakai Roger Danuarta telah diuji di laboratorium BNN. “Nanti dari uji itu diketahui asal heroinnya dan siapa yang biasa memasok dan mengedarkannya,” kata Deddy di kantornya, Rabu, 19 Februari 2014.

    Menurut Deddy, tes urine yang dilakukan terhadap Roger untuk mempermudah mengidentifikasi narkoba yang dipakai Roger, untuk selanjutnya mencari pengedarnya. "Kami menyasar kepada jaringannya yang memasok, mengedarkan, dan mendanai narkoba sampai bisa masuk ke Indonesia," ujarnya.

    Dalam kasus Roger, BNN akan bekerjasama bersama Kepolisian Sektor Pulogadung. Namun, BNN tak terlibat proses hukum kasus narkoba Roger. “Kami tidak tangani kasusnya, hanya bersama-sama memburu pemasoknya. Kasusnya tetap di Polsek," ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar.

    Roger beberapa waktu lalu terangkap oleh polisi saat sakaw. Kepada polisi, Roger kemudian mengaku mendapatkan barang haram itu dari pria berinisial M yang baru dia kenal. Polisi menduga M merupakan pengedar narkoba karena sudah tiga kali Roger bertemu pria tersebut untuk membeli narkoba. (Baca lengkap: Bahaya Narkoba Baru)

    Sebelumnya, BNN menangkap Raffi Ahmad karena dugaan menggunakan katinon dan ganja. Menurut Anang, BNN pun masih menyelidiki kasus tersebut. “Pengedar dan pemasoknya diberantas, penggunanya harus direhabilitasi, karena pengguna itu korban,” ujarnya. “Lain halnya kalau dia pengedar dan pengguna, itu bisa direhab dulu dan kemudian menjalani hukumannya.”

    AFRILIA SURYANIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.