Tiga Masalah Monorel Menurut Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubenur DKI Jakarta Jokowi duduk di bus gandeng Transjakarta yang didatangkan dari Cina di Halte Ancol, Jakarta, (22/1). Ke-30 bus baru ini akan melayani rute  PGC-Ancol dan Harmoni-Lebak Bulus. TEMPO/Dasril Roszandi

    Gubenur DKI Jakarta Jokowi duduk di bus gandeng Transjakarta yang didatangkan dari Cina di Halte Ancol, Jakarta, (22/1). Ke-30 bus baru ini akan melayani rute PGC-Ancol dan Harmoni-Lebak Bulus. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pembicaraan perjanjian kerja sama mengenai pembangunan monorel dengan PT Jakarta Monorail masih berjalan. Jokowi mengatakan ada tiga masalah yang masih perlu dibahas.

    "Lokasi komersial, financial closing, dan status hukum pengerjaan proyek," kata Jokowi seusai menghadiri acara UMKM Outlook di kantor Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Jumat, 21 Februari 2014.

    Menurut Jokowi, Jakarta Monorail belum bisa menerima dana karena dokumen perjanjian kerja sama belum lengkap. Jokowi mengatakan ingin melanjutkan kerja sama. "Tetapi kami mengharapkan perjanjian kerja sama baru," ujar Jokowi.

    Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah Provinsi DKI Andi Baso mengatakan proyek monorel bersifat politis. "Kebijakan itu politis," kata Andi di Balai Kota, Senin, 17 Februari 2014. Namun Andi menolak menjelaskan lebih lanjut pernyataannya.

    Andi pun mengaku selama ini meragukan studi kelayakan monorel. Dia mengatakan sejak dulu telah menilai proyek monorel tidak layak digarap. "Kajiannya saya ragukan, detail kajiannya berubah-ubah, seperti main-main."

    Sampai saat ini kelanjutan pembangunan monorel Jakarta belum jelas. Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan sudah mengirim surat kepada PT Jakarta Monorail untuk memperjelas nasib proyek tersebut. Namun Basuki, akrab disapa Ahok, tidak mengetahui kendala yang dihadapi perusahaan itu. "Kalau dia enggak sanggup, kami stop," kata Ahok.

    MARIA YUNIAR


    Terpopuler
    Tekuk Arsenal, Lahm: Muenchen Belum Aman
    Penemuan Alat Sadap di Rumah Jokowi 3 Bulan Lalu
    Menjelang Pemilu, Rumah Dinas Jokowi Disadap
    Risma Mundur, Salat Istikharah, Kisah Nabi Yunus
    Alat Sadap Jokowi Buatan Luar Negeri
    Demo Simpatisan, Risma: Aku Enggak Ikut-ikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.