Aniaya Pembantu, Polisi Geledah Rumah Jenderal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. freedommag.org

    Ilustrasi. freedommag.org

    TEMPO.CO , Bogor - Sejumlah penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor Kota, kembali mendatangi rumah mewah Bigadir Jenderal Mangisi Situmorang, di Perumahan Duta Pakuan Jalan Danau Matana Blok C5/18 RT 08/03, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jum'at 21 Februari 2014, petang.


    Sejumlah penyidik tersebut datang untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Mutiara Situmorang. Mutiara merupakan pemilik rumah yang diketahui merupakan istri dari Brigjen (purn) Mangisi, yang terakhir bertugas sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Mabes Polri. (Lihat: PRT yang Disiksa di Rumah Jenderal Sedang Hamil)


    Dengan menggunakan tiga kendaraan roda empat langsung masuk ke rumah yang memiliki pagar setinggi tiga meter dan dipasangi kawat berduri itu dipimpin oleh dua orang Kepala Unit dari Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor Kota.


    Pemeriksaan dilakukan penyidik itu untuk menindak lanjuti laporan dari Yuliana, 17 tahun, Penbantu Rumah Tangga yang melaporkan dugaan tindak kekerasan yang menimpa dirinya yang dilakukan oleh majikannya Mutiara. Yuliana, telah bekerja di rumah tersebut selama tiga bulan, dan merurut pengakuanya dia dipukul dan gaji selama dirinya bekerja di rumah tersebut tidak diberikan.


    Dari pernyataan keluarga Mutiara, tidak ada penganiayaan di dalam rumah tersebut.

    M SIDIK PERMANA


    Terkait:
    PRT Disiksa di Rumah Jenderal, Human Trafficking?
    Dua PRT Masih Berada di Rumah Jenderal
    Kasus Penganiayaan oleh Istri Jenderal, 12 Saksi Diperiksa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.