Banjir Merusak 21 Taman di Jakarta Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mobil mencoba menerobos genangan banjir di jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta, (17/1). Hujan yang mengguyur Ibukota sejak malam hingga pagi membuat kawasan tersebut tergenang hingga 30 Cm. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah mobil mencoba menerobos genangan banjir di jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta, (17/1). Hujan yang mengguyur Ibukota sejak malam hingga pagi membuat kawasan tersebut tergenang hingga 30 Cm. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta - Hujan yang mengguyur wilayah DKI Jakarta selama sebulan lebih menimbulkan berbagai kerusakan. Tak hanya jalan, taman pun rusak akibat genangan air. 


    Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara, Bambang Heru Hernanto, mengatakan, setidaknya ada 21 taman yang rusak dari total 155 taman akibat tergenang air. Selain taman, 15 jalur hijau dari 112 jalur yang ada ikut rusak.


    Walhasil, kerugian akibat taman rusak mencapai ratusan juta. "Setelah kami hitung, kerugian lumayan besar sekitar Rp 500 juta," ujarnya, Jumat, 21 Februari 2014.

    Adapun sejumlah taman yang rusak tersebut di antaranya: Taman Yos Sudarso, Boulevard Barat, Taman Karapan Sapi Volker, dan Taman Putra-putri Pluit. "Yang parah rusaknya taman di depan Lotte Mart Kelapa Gading. Rumput dan pohon hampir seluruhnya rusak."

    Sedangkan, jalur hijau yang rusak meliputi: Jalan Pluit Raya, Gedong Panjang, Penjaringan, Boulevard Barat, Kelapa Gading, Boulevard Sunter, dan Sunter Agung. Yang terparah yakni di daerah Penjaringan.

    Ia menyatakan, perbaikan taman dan jalur hijau sudah dimulai sejak awal Februari. "Per harinya kami perbaiki 3 taman dan jalur hijau. Targetnya selesai bulan April ini," ucapnya.

    ERWAN HERMAWAN


    Terpopuler:
    Penemuan Alat Sadap di Rumah Jokowi 3 Bulan Lalu
    Alat Sadap Jokowi Buatan Luar Negeri
    Risma Ingin Sekali Ketemu Mega, Tapi Tak Berani




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.