Penyadapan Jokowi, Jangan Katanya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang peserta aksi mengenakan baju bergambar Joko Widodo saat deklarasi oleh Barisan Relawan Jokowi  Presiden di Kawasan Bundaran HI Jakarta (16/2). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    Seorang peserta aksi mengenakan baju bergambar Joko Widodo saat deklarasi oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden di Kawasan Bundaran HI Jakarta (16/2). Kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut untuk mendukung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilu 2014. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Akhir pekan ini, masalah penyadapan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo cukup menggemparkan. Namun Jokowi menanggapi santai soal penyadapan tersebut. "Apa sih yang mau disadap dari saya?" kata Jokowi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Ahad, 23 Februari 2014.

    Jokowi menuturkan, obrolan di sekitarnya tidak jauh dari banjir dan makanan favorit. Meski begitu, isu penyadapan ini memang menjadi perbincangan hangat. Spekulasi akan adanya "orang dekat" Jokowi yang memasang alat tersebut berkembang.

    Benarkah orang dekat Jokowi yang memasang? Jokowi menjawab santai. "Katanya, katanya," kata Jokowi. Dia ogah menanggapi isu ini lebih lanjut. Menurut dia, permasalahan Ibu Kota lebih butuh penanganan cepat dibanding isu penyadapan. "Jangan katanya-katanya ah, kata siapa coba?"

    Jokowi malahan meledek wartawan. (Baca: Menjelang Pemilu, Rumah Dinas Jokowi Disadap)

    SYAILENDRA

    Berita Terpopuler
    Bantah Sekap Pembantu, Brigjen Mangisi Suka Traktir Roti
    Soal Pembantu Istri Jenderal, Polisi Tak Serius
    Soal Pembantu Istri Jendral, Kompolnas Puji Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.