Usai Sidang AQJ, Rombongan Dhani Langsung Pergi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana persiapan persidangan AQJ di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). TEMPO/Nurdiansah

    Suasana persiapan persidangan AQJ di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/2). TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Jagorawi, AQJ alias Dul, menjalani sidang perdananya dengan agenda pembacaan dakwaan di Ruang Sidang Anak Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2014. Sidang tertutup itu berlangsung selama 45 menit.

    Menjelang sidang usai, salah seorang petugas kepolisian menyatakan Ahmad Dani, ayah Dul, akan memberikan keterangan pers. Keterangan seputar sidang itu akan disampaikan di depan PN Jakarta Timur. Puluhan wartawan pun langsung mengambil posisi di depan PN Jakarta Timur. Namun, sekitar sepuluh menit usai sidang, Ahmad Dani, Dul, dan Maia Estianty juga tak keluar dari pintu sidang utama. (baca: Hadiri Sidang, AQJ Didampingi Ahmad Dhani)

    Sekitar pukul 11.25 WIB, mobil Toyota Alphard bernomor polisi B-1-RCM yang membawa Ahmad Dani beserta Dul keluar dari PN Jakarta Timur. Wartawan pun langsung berusaha memburunya. Namun Ahmad Dani maupun Dul pun enggan keluar dari mobilnya. Sebelumnya, mobil Lexus dengan nopol B-1-MAI yang membawa Maia Estianty keluar lebih dulu, lalu diikuti mobil AQJ. (Baca: Maia Akan Hadir dan Dampingi AQJ Sidang Hari Ini)

    Sebelumnya, Dul dan Ahmad Dani tiba di PN Jakarta Timur pukul 10.30 WIB. Dul yang mengenakan kemeja lengan panjang putih bergaris hitam ini langsung menuju ruang sidang. Sang ayah, Ahmad Dani, yang mengenakan kemeja hitam tampak mendampingi di sebelah kiri anaknya. Ibunda Ahmad Dani, Joyce, juga turut menemani cucunya.

    Sebelum memasuki ruang sidang, Dul sempat meminta doa kepada awak media yang memburunya. "Mohon doanya saja, ya," kata Dul yang memakai kacamata berbingkai hitam.

    Dia pun langsung memasuki ruang sidang dan bersiap mendengar pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum. Pintu ruang sidang pun ditutup karena sidangnya digelar tertutup. Saat sidang berlangsung, ibunda Dul, Maia Estianty yang baru datang langsung masuk ke dalam ruang sidang.

    Dul menjadi tersangka kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Jagorawi pada 8 September 2013. Mobil Mitsubishi Lancer bernopol B-80-SAL yang dikemudikan Dul bersama seorang temannya kehilangan kendali, sehingga menabrak pembatas jalan dan melintas ke jalur lain.

    Mobil Dul lalu menabrak dua mobil lainnya, yakni Daihatsu Gran Max dengan nopol B-1349-TEN dan Toyota Avanza bernopol B-1882-UZJ. Tujuh orang penumpang mobil yang ditabrak mobil Dul tewas. Sedangkan sembilan orang lainnya, termasuk Dul dan temannya, terluka. Akibat kejadian itu, Dul dijerat Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terkait
    Persidangan AQJ Dilakukan Tertutup
    AQJ Sering Tanya Pengacara Soal Persidangannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.