Soal Monorel, Jokowi: Daripada Gugat-gugatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melihat kondisi bagian dalam kereta monorel yang dipamerkan di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (26/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melihat kondisi bagian dalam kereta monorel yang dipamerkan di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (26/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan hanya melanjutkan proyek monorel yang sempat mangkrak. Ia mengaku tidak bisa ikut campur urusan dapur perusahaan yang tergabung dalam konsorsium PT Jakarta Monorail.

    "Itu urusan bisnis ke bisnis," kata dia di Balai Kota, Selasa, 25 Februari 2014. Hal yang bisa dia lakukan adalah membuat kesepakatan perjanjian kerja sama yang baru. (Baca: Tiga Masalah Monorel Menurut Jokowi)

    PT Jakarta Monorail selaku perusahaan pemegang proyek masih memiliki kontrak perjanjian kerja sama yang lama dan belum pernah diberhentikan. "Kalau dihentikan, nanti saya digugat. Daripada gugat-gugatan, maka dilanjutkan," kata Jokowi.

    Itu sebabnya Pemerintah Provinsi DKI  sedang berupaya menegosiasikan sejumlah hal yang berpotensi merugikan. Di antaranya terkait dengan subsidi yang harus diberikan Pemprov, penguasaan properti, dan pembagian pemasangan iklan di area monorel. (Baca: Nego Jokowi Soal Perjanjian Baru Monorel)

    Sejak mulai dibangun tahun 2004 lalu, proyek ini sempat mangkrak pada tahun 2008. Padahal sejumlah tiang telah dibangun. Yang masih menjadi persoalan, pembayaran utang atas tiang tersebut pun belum rampung. PT JM belum melunasi pembayaran tiang tersebut kepada Adhi Karya yang sudah tak ikut dalam konsorsium. (Baca: Adhi Karya Sebut PT Jakarta Monorail Langgar Etika)

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.