Pegawai DKI Jual-Beli Rusun, Jokowi: Nanti Dicopot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    Gubernur DKI Jakarta, Jokowi Widodo. ANTARA/Rafiuddin Abdul Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengancam mencopot pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang terlibat dalam jualbeli unit rumah susun. "Yang mau main-main silakan, tapi ya nanti dicopot," kata Jokowi di Balai Kota, Rabu, 26 Februari 2014.

    Menurut Jokowi, seharusnya PNS bisa memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, tidak justru melakukan pelanggaran. "Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat kok tidak serius," katanya. Meski demikian, Jokowi mengaku belum mendapat laporan tentang hal tersebut. "Belum tahu," katanya.

    Sebelumnya, sejumlah unit rusun di Rusun Pinus Elok disegel. Penyebabnya, para penghuni unit tersebut ternyata bukan orang yang seharusnya menempatinya. Karena itu, pengelola rusun melapor ke kepolisian.

    Pekan lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan akan mempidanakan pegawai DKI yang memperjualbelikan unit rusun. Dinas Perumahan DKI, kata dia, akan melakukan pendataan. Jika ditemukan pegawai yang terlibat, akan dilaporkan ke kepolisian. Menurut dia, langkah hukum perlu ditempuh untuk memberikan efek jera.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Terpopuler:
    Bhatoegana Sangkal Terima Duit, Jaksa Akhirnya Putar Rekaman
    Ketika Sutan Bhatoegana Saling Bantah dengan Rudi
    Bhatoegana Bisa Dihukum Lebih Berat jika Berbohong
    Apa Kelemahan Timnas U19 Selama Tur Nusantara?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.