Resmikan Pasar Ciplak, Jokowi Lihat-lihat Pakaian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Tony Hartawan

    Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meresmikan Pasar Ciplak di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Kehadiran Jokowi telah dinantikan oleh pedagang dan masyarat setempat sejak pukul 08.00 WIB. Namun Joko Widodo dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, baru tiba sekitar pukul 12.00.

    Jokowi dan Ahok--panggilan akrab Basuki-- langsung disambut oleh masyarakat. Mereka berebut untuk berjabat tangan dan berfoto dengan pemimpin  DKI Jakarta itu. "Bismillahirrohmanirrohim, dengan ini Pasar Ciplak diresmikan," kata Jokowi di depan para pedagang, Kamis, 27 Februari 2014. Dia pun menandatangani prasasti yang dipasang di depan pasar.

    Setelah menandatangani prasasti, Jokowi dan Ahok meninjau kondisi pasar. Keduanya berpisah jalan. Jokowi blusukan ke  lantai dasar dan lantai satu untuk bertemu pedagang pakaian dan sayur. Adapun Ahok bergerak ke lantai dua. 

    Berdasarkan data PD Pasar Jaya, di Pasar Ciplak terdapat sebanyak 461 pedagang dengan 250 los. Adapun kiosnya berjumlah 485 unit.

    Menurut Camat Jatinegara, Syofian, pasar ini mulai dibangun sekitar dua-tiga tahun lalu. "Ini renovasi total," katanya. Selama menanti renovasi selesai, para pedagang berjualan di seberang pasar.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita lain:
    Pegawai DKI Jual-Beli Rusun, Jokowi: Nanti Dicopot
    Bus Transjakarta Berkarat, Pemenang Tender Bungkam
    Ahok Khawatir Jakarta Monorail Tak Serius
    Jokowi: KJP Jangan Dipakai Beli Motor

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.