Jokowi Gandeng Lembaga Sandi Negara Amankan Data  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Jokowi. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Sandi Negara. Kerja sama ini dilakukan untuk mengamankan semua data milik pemerintah DKI Jakarta.

    "Data-data pemerintah DKI kan perlu dilindungi," kata Jokowi di kantor Lembaga Sandi Negara di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 28 Februari 2014. Apalagi, Jokowi melanjutkan, DKI sudah mulai menerapkan sistem e-government, seperti e-budgeting dan e-katalog.

    Juga, beberapa waktu lalu Jokowi mengungkapkan adanya upanya penyadapan di kantornya.  Dengan demikian, Jokowi berharap dengan nota kesepahaman ini data-data pemerintah DKI Jakarta aman.

    Kepala Lembaga Sandi Negara Mayor Jenderal TNI Djoko Setiadi mengatakan perjanjian kerja sama wajib berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.  "Agar dokumen dan informasi bisa terjaga keamanan, keutuhan, dan keselamatannya," ujarnya.

    Djoko juga menyatakan langkah ini salah satunya diambil untuk menghindari penyadapan. "Justru ini untuk menghindari," kata dia.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Terpopuler:
    Adang Ruchiatna: Risma Cengeng, Nangis di TV
    Ketua MUI: Saya Boleh Terima Gratifikasi
    Disangka Teroris, Daniel Sitorus Ditahan Brunei


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.