Temuan Ganja di UI, Ada Titik-titik Rawan Narkoba

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pohon Ganja. (AP Photo/Ed Andrieski, File)

    Ilustrasi Pohon Ganja. (AP Photo/Ed Andrieski, File)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Sub Diretorat Pembinaan Lingkungan Kampus (PLK) UI Dadan Erwandi mengatakan kerap mengadakan patroli di kampus Universitas Indonesia untuk mencegah peredaran narkoba. Ia mengaku, petugas kebersihan pernah menemukan ganja di toilet perpustakaan dua bulan yang lalu.

    "Kami sudah sering melakukan patroli secara rutin, di luar patroli acak yang dilakukan petugas," kata Dadan. Jumat 28 Februari 2014. Dadan juga mengaku mendengar, baru-baru ini polisi menangkap komplotan pengedar ganja yang beroperasi di kampus-kampus di sekitar Depok. Di antaranya Universitas Indonesia dan Universitas Pancasila.  (baca: UI Pernah Temukan Ganja di Toilet Perpustakaan)

    Menurut Dadan, kampus UI merupakan kawasan kampus terluas se-Indonesia. Kawasan ini memiliki hutan dan ruang terbuka hijau. UI juga memiliki sejumlah pintu keluar masuk selain satu gerbang utama. Pintu masuk itu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sedangkan kendaraan roda empat hanya bisa masuk dari gerbang utama. "Ini salah satu titik rawan di kampus," kata Dadan.

    Titik rawan lainnya, Dadan melanjutkan, kawasan perpustakaan lama. Area ini sepi dari perhatian karena berada di bagian belakang kampus. Biasanya, hanya digunakan para sopir untuk beristirahat. Namun Dadan mengaku tidak tahu apakah para pengedar itu bertransaksi di lokasi itu atau tidak. "Karena itu dugaan kami UI hanya digunakan untuk transit mereka yang bertansaksi saja."

    Sementara Iwan, mahasiswa jurusan Ilmu Filsafat Fakultas Ilmu Budaya UI mengatakan informasi soal pengedar ganja di kampus itu bukan hal baru. "Teman-teman sering sebut, ada barang ini dan lainnya, tapi mereka tak berani sebut nama," katanya. Keberadaan pengedar ganja di sekitar kampus UI sudah menjadi hal yang lumrah bagi teman-teman tongkrongannya. Meski begitu, Iwan mengaku belum pernah lihat langsung transaksi narkoba. Menurut dia, teman-temannya sering bilang kalau transaksi barang haram itu kerap lewat internet.

    Sebelumnya, Kasubnit I Subdit I Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Mabes Polri Komisaris Deddy mengatakan dari 550 kilogram ganja yang datang dari Aceh, sebanyak 200 kilogram diedarkan di Depok. Sekitar 116 kilogram di antaranya telah beredar di area Universitas Indonesia dan Universitas Pancasila. Hal itu terungkap dari keterangan tiga tersangka yakni TF, AJ, dan AN yang telah ditangkap.

    ILHAM TIRTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.