Akhir Pekan, Warga Jakarta Naik Bus Tingkat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bus tingkat wisata di hari pertama beroperasi melintasi Gereja Katedral, Jakarta, Senin (24/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Bus tingkat wisata di hari pertama beroperasi melintasi Gereja Katedral, Jakarta, Senin (24/2). TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah warga Ibu Kota tampak bersemangat menaiki bus wisata bertingkat. Haryati, 46 tahun, sengaja membawa serta dua anaknya yang berusia remaja untuk berakhir pekan dengan mencoba program paling anyar milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini.

    "Sebenarnya anak-anak saya sudah mengetahui tempat-tempat ini, tapi mereka tak tahu kalau tempat tersebut bersejarah," kata Haryati kepada Tempo di halte pemberhentian City Tour di Sarinah, Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Maret 2014.

    Alasan inilah yang membuat Haryati dan anak-anaknya bersemangat menumpang bus ini. Warga Tanah Abang ini menyambut baik keberadaan bus wisata. Menurut dia, bus ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan asing yang datang ke Jakarta. "Bus ini berarti kita siap menyambut mereka," katanya.

    Pantauan Tempo, belasan orang sedang menunggu bus jurusan Bundaran Hotel Indonesia-Pasar Baru di halte Sarinah yang merupakan salah satu dari sembilan halte City Tour. Bus hanya akan berhenti di halte dengan papan petunjuk bergambar bus tingkat dengan tulisan "City Tour". Meski hanya ada lima unit bus dan ada banyak orang yang mengantre, masa tunggu bus tersebut tidak lebih dari lima menit.

    Suasana di dalam bus berlangsung tertib. Banyak penumpang yang naik bus bersama anak-anak mereka ataupun anggota keluarga lain. Di dekat tangga, seorang polisi pariwisata yang selalu mengingatkan jumlah tempat duduk yang masih tersedia di bagian atas. Selain itu, seorang pemandu wisata juga siap menjawab pertanyaan penumpang di sela-sela paparannya.

    Sayangnya, paparan yang berasal dari rekaman tak terlalu jelas terdengar di lantai atas bus. "Mungkin karena banyak anak-anak," kata Haryati.

    Bus yang memiliki kapasitas 60 tempat duduk itu juga dilengkapi dengan penyejuk udara. Di bagian bawah, kursi yang tersedia berjumlah 18, sementara di atas 42. Kursi yang tersusun dalam dua baris itu berjendela besar sehingga penumpang bisa melihat pemandangan di luar dengan leluasa.

    Yoska, 24 tahun, pemandu wisata yang sedang bertugas, mengingkatkan penumpang agar mengajak anggota keluarganya yang lain untuk menaiki bus wisata bertingkat. Ia juga berujar penumpang dapat berpendapat mengenai fasilitas bus dan mengirimkan foto tentang bus ini ke akun Twitter @CityTourJakarta.

    "Kami ingin agar bus ini diketahui oleh semua warga Jakarta," ujar Yoska.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.