Penyekap Pegawai Itu Eks Elite Demokrat Lampung?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. windowstorussia.com

    Ilustrasi. windowstorussia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch, Neta S. Pane, mendesak Kepolisian Daerah Metro Jaya untuk terbuka dalam penyelidikan kasus Herdy M. Peter, terduga penyekapan seorang pegawai Restoran Dim Sum Festival di bilangan Kemang, Jakarta Selatan. Alasannya, supaya masyarakat tahu fakta-fakta dari kasus ini.

    "Herdy merupakan bekas Ketua DPD Partai Demokrat di Lampung," kata Neta saat dihubungi, Selasa, 4 Maret 2014. Neta melanjutkan, Usmawarni, istri Herdy, juga merupakan kader Partai Demokrat. Usmawarni merupakan anggota DPR RI Komisi Perhubungan. (baca: Ruhut Sebut Penyekap Pegawai itu Eks Kader PDIP)

    Berdasarkan laporan di Polda, peristiwa penyekapan ini berawal ketika Herdy datang ke Restoran Dim Sum Festival Kemang, di Jalan Raya Kemang No 1, Jakarta Selatan, pertengahan Februari 2014. Kepada pihak restoran, Herdy meminta untuk tidak menjual meja nomor 38 kepada orang lain selain dirinya. Hal itu pun berujung pada adu mulut dengan sekuriti lantaran permintaan Herdy tak dituruti.

    Keributan tidak sampai di situ. Herdy pun memanggil petugas valet parkir untuk membawa mobilnya. Mobil milik Herdy pun dibawa oleh Supriyanto alias Black. Namun, rupanya Herdy langsung memboyong Black ke rumahnya di Villa Puri Sriwedari Blok O, Cimanggis, Depok, dan kemudian menyekapnya. (baca: Bagaimana Suami Anggota DPR ini Sekap Pegawai Resto? )

    Tiba di kediaman mewah Herdy, Black diminta menghubungi manajer restoran, Hamdan, untuk datang. Keduanya kemudian diinterogasi. Black dan Hamdan mendapatkan intimidasi yang dilakukan Herdy sambil menodongkan senjata api miliknya. (Baca: Sekap Pegawai, Suami Anggota DPR Kena Pasal Berlapis)

    AMRI MAHBUB

    Berita Lainnya:
    Lagi, Polda Diminta Terbuka Soal Penyekap Pegawai
    Suami Anggota DPR Penyekap Pegawai Suka Kemewahan
    Bagaimana Suami Anggota DPR ini Sekap Pegawai Resto?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.