Sering Sidak, Jokowi Diprotes Lurah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyapa  gubenur DKI Jakarta Joko Widodo usai berolahraga di hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (8/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    Warga menyapa gubenur DKI Jakarta Joko Widodo usai berolahraga di hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (8/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi bercerita pengalamannya menggelar inspeksi mendadak. Menurut dia, ada lurah yang protes karena lokasinya sering dikunjungi.

    "Ada lurah yang bilang kemarin kan sudah ke sini, kok (datang) lagi. Masak ke sini sudah tiga kali," kata Jokowi dalam sambutan penandatanganan memorandum of understanding dengan Komisi Pemberantasan Korupsi di Balai Kota, Selasa, 4 Maret 2014.

    Kepada lurah itu, Jokowi berkata, "Suka-suka saya dong." Seisi ruangan langsung tertawa. (baca: Jokowi-KPK Kerja Sama Antisogok)

    Jokowi mengatakan akan terus mengecek kondisi pelayanan. "Akan terus saya cek." Meski diprotes, dia mengaku tidak marah. "Enggak pernah saya marahi, tapi besok hilang," ujarnya, kembali disambut tawa hadirin. Namun Jokowi tidak menyebut nama lurah yang dia maksud.

    Menurut Jokowi, sidak adalah memperbaiki pelayanan publik. Upaya perbaikan sistem, kata dia, dimulai setahun lalu lewat layanan pajak online untuk restoran, hotel, hiburan, dan parkir, juga e-budgeting, e-procurement, e-purchasing, e-catalog, e-audit, hingga IMB online. (baca: Ahok: Mafia di DKI Ibarat Jeruk Makan Jeruk)

    ATMI PERTIWI



    Berita Lainnya:
    Aksi Danang Sutowijoyo Bunuh Anak Kucing Berujung Polisi  
    Ahok: Mafia di DKI Ibarat Jeruk Makan Jeruk
    Tak Cukup Restu Mega, Ini Syarat Jokowi Nyapres..  
    Pembentukan Grup D Paspampres Dianggap Berlebihan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.