Samuel Batal Gugat Komnas Anak di Pengadilan?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengevakuasi anak-anak dan balita dari Panti Asuhan Samuel di Gading Serpong Sektor 6, Blok GC, Kabupaten Tangerang (24/2). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengevakuasi anak-anak dan balita dari Panti Asuhan Samuel di Gading Serpong Sektor 6, Blok GC, Kabupaten Tangerang (24/2). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik Panti Asuhan Samuel, Samuel Watulinggas, melalui kuasa hukumnya, Roy Rening, rencananya akan menggugat Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Arist Merdeka Sirait ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 4 Maret 2014. Namun, hingga pukul 12.00 WIB, tim kuasa hukum Samuel juga tak kunjung datang di pengadilan.

    Dihubungi Tempo, Roy menyatakan Samuel masih di Kepolisian Daerah Metro Jaya. Dia belum dapat memastikan apakah jadi melayangkan gugatan ke PN Jakarta Timur. "Kami masih fokus di Polda. Kalau jadi, siang ini ada tim kami yang ke sana. Tapi nanti saya pastikan lagi," kata Roy.

    Adapun Cornelius Kopong, anggota tim kuasa hukum Samuel, mengatakan sudah dalam perjalanan menuju PN Jakarta Timur. "Sudah ada tim yang sedang menuju ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur," katanya. Namun dihubungi kembali pukul 12.00 WIB, Cornelius hanya berkata, "Sebentar-bentar," dan langsung menutup sambungan teleponnya. (baca: Panti Asuhan Samuel Tunda Gugatan)

    Alasan Samuel menggugat Komnas Anak adalah karena ia menilai ada pelanggaran undang-undang yang dilakukan Arist Merdeka Sirait, ketua lembaga itu. Pelanggaran itu antara lain membawa anak-anak penghuni panti keluar dari panti. "Pengambilalihan anak-anak itu tanpa melalui prosedural dan izin dari pemilik panti," kata Roy (baca: Panti Asuhan Samuel Dilaporkan ke Polisi).

    Roy menilai tindakan Arist tersebut melawan hukum dan berakibat fatal pada nama baik panti asuhan, sehingga mengalami kerugian materi dan immaterial. "Nama baik Pak Samuel dan Ibu Yuni selaku pemilik yayasan terkriminalisasi, anak-anak panti terganggu secara psikologis," katanya.

    Arist membawa 12 anak dari sebuah panti asuhan di Sektor 6 Blok GC, Gading Serpong, Banten, pada Senin, 24 Februari 2014. Lalu pada Kamis malam, 27 Februari 2014, Arist kembali mengevakuasi dua bayi perempuan yang sedang sakit. Komnas menerima laporan dari warga sekitar panti yang melihat anak-anak Panti Asuhan Samuel mengamen. (Baca: Komnas Tetap Evakuasi 8 Anak dari Panti Samuel )

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Lainnya:
    Kata Ruhut Soal Istri Penyekap Pegawai Resto
    Siswa Segel Kelas Tuntut Kepala Sekolah Mundur
    Astronot Ucapkan Selamat Film Gravity Raih Oscar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.