Gudang Amunisi Kopaska Jauh dari Permukiman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah personil Komando Pasukan Katak (Kopaska) saat mengikuti upacara penutupan Latihan Gabungan (Latgab) Tahun Angkatan 2013 di Markas Komado Armada Timur (Koarmatim), Ujung, Surabaya (24/5). TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah personil Komando Pasukan Katak (Kopaska) saat mengikuti upacara penutupan Latihan Gabungan (Latgab) Tahun Angkatan 2013 di Markas Komado Armada Timur (Koarmatim), Ujung, Surabaya (24/5). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ledakan terjadi di gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL yang terletak di dekat pelatihan Direktorat Polisi Air Polda Metro Jaya di Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu, 5 Maret 2014. Lokasi gudang amunisi itu jauh dari permukiman. (baca: Gudang Amunisi Kopaska Meledak)

    Lokasi Pondok Dayung berupa pulau kecil hasil reklamasi yang berada di tengah perairan. Jaraknya sekitar 100 meter dari dermaga penyeberangan. Pulau kecil ini merupakan daerah terbatas dan tidak bisa dimasuki masyarakat umum. Hanya anggota kepolisian dan Kopaska yang bisa mendatanginya dengan kapal khusus.

    Meski lokasinya berada di tengah perairan, ledakan di Pondok Dayung terasa hingga radius 3 kilometer. Sejumlah warga yang ditemui Tempo mengaku mendengar suara ledakan. Asap hitam dari ledakan terlihat dari Jalan Yos Sudarso.

    Hingga saat ini belum diketahui berapa jumlah korban dari kejadian itu. Info yang didapat Tempo, ada puluhan korban. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Port Medical Center, dekat Pelabuhan Tanjung Priok. Kondisi di rumah sakit sendiri terpantau ramai. (baca: Kepala Tanjung Priok: Saya Dengar Suara Ledakan)

    ISTMAN M.P.

    Berita Lainnya:
    Polisi: Samuel Terbukti Lakukan Pelecehan Seksual
    Bos Pertamina Ubah Kesaksian di Pengadilan Korupsi  
    Bos Djarum Pertahankan Gelar Terkaya  
    Calon Hakim MK: Mobil Saya Tidak Lima, Cuma Empat....  
    Jika Ahok Gubernur, Gerindra Minta Wakilnya Bukan dari PDIP  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.