Ledakan Gudang Amunisi, Polda: Korban Sipil Nihil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap membumbung akibat Ledakan terjadi di gudang amunisi Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut di Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (6/3). banjarmasin.tribunnews.com

    Asap membumbung akibat Ledakan terjadi di gudang amunisi Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut di Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, (6/3). banjarmasin.tribunnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyatakan tidak ada masyarakat sipil yang menjadi korban dalam insiden ledakan gudang amunisi Satuan Komando Pasukan Katak TNI Angkatan laut, Pondok Dayung, yang terjadi pada hari ini, Rabu, 5 Maret 2014 (baca: Gudang Amunisi Kopaska Meledak dan Gudang Amunisi Kopaska Jauh dari Permukiman).

    Rikwanto mengatakan sebagian besar korban adalah anggota TNI AL dan beberapa polisi. "Jumlahnya sedang kami data," kata Rikwanto. Saat ini diperkirakan jumlah korban mencapai 30 orang meski belum diketahui rincian korban tewas dan luka (baca: Gudang Amunisi Meledak, 25 Prajurit TNI AL Terluka).

    Saat ini, menurut Rikwanto, lokasi ledakan masih ditutup. Kapal-kapal dilarang mendekat ke lokasi ledakan. "Lokasi harus steril dari masyarakat," kata Rikwanto.

    ANDI PERDANA

    Berita Lainnya:
    Mengapa Suami Anggota DPR Ini Suka Pesan Meja 38
    Suami Anggota DPR itu Rajin ke Dim Sum Resto
    Sekap Pegawai, Suami Anggota DPR ini Dua Kali Bikin Ribut
    Curhat Korban Penyekapan Suami Anggota DPR









     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.