Pesan Terakhir Sertu Imam, Korban Gudang Amunisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salat Jenazah korban ledakan gedung amunisi Kopaska, Rabu (5/3). TEMPO/Erwan Hermawan

    Salat Jenazah korban ledakan gedung amunisi Kopaska, Rabu (5/3). TEMPO/Erwan Hermawan

    TEMPO.CO, Bekasi - Sersan Satu Imam S. meninggal dunia dalam peristiwa ledakan gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak (Kopaska) di Pangkalan Utama TNI AL, Jakarta. (Baca: Kopaska, Pasukan Elite Pemilik Gudang yang Meledak)

    Rupanya, Alief Nur Anggraeni, 14 tahun, putri kedua Sertu Imam, mengaku mendapat firasat sebelum bapaknya meninggal dunia. Waktu sekolah, dirinya ingin segera pulang meski jam pelajaran masih berlangsung. (Baca: Korban Ledakan Gudang Amunisi: Hujan Proyektil)

    Alief mengatakan ayahnya berangkat dinas sebagai teknisi kapal perang dengan terburu-buru, tak seperti biasa. Bahkan, perbincangan terakhir, ayahnya berpesan agar ia tak nakal. "Jangan nyakitin Mama," katanya, Rabu, 5 Maret 2014.

    Di dalam lingkungan keluarga, Imam dikenal sebagai pribadi yang baik dan bertanggung jawab. Bapak tiga anak tersebut dikenal pendiam, santun, dan sopan. "Orangnya polos, apa adanya," kata Lusito, kakak ipar Imam.

    Jenazah Imam rencananya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, hari ini sekitar pukul 10.00 WIB secara militer.

    Pantauan Tempo, di pintu rumah duka dijaga dua prajurit TNI AL. Karangan bunga turut berduka cita dari pejabat tinggi TNI AL berjajar. Perwira dari TNI AL pun mulai berdatangan, bersama dengan pelayat lainnya. (Baca: Korban Ledakan Gudang Amunisi Trauma Fisik)

    Sertu Imam Sayadi meninggal dunia di tempat dinasnya, Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Pangkalan Utama TNI AL III, Jakarta. Ia meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri, Sirum, 44 tahun, dan tiga orang anak, yakni Syafii Yatiningrum (21), Alief Nur Anggraeni (14), Santang Suhartono (3), dan seorang cucu. (Baca juga: Satu Korban Gudang Amunisi Meledak Akan Dioperasi)

    ADI WARSONO

    Berita Lainnya:
    Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat
    KPK Thailand Dibom
    Singapura Gantikan Tokyo Jadi Kota Termahal  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.