Terduga Pembunuh Ade Sara Sepasang Kekasih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pembunuhan

    Ilustrasi Pembunuhan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua orang yang diduga membunuh Ade Sara Angelina Suroto - yang ditemukan di pinggir jalan tol -, Ahmad Imam Al-Hafitd, 19 tahun, dan Assyifah Anggraini, 19 tahun, ternyata merupakan sepasang kekasih. Keduanya baru saja merayakan sembilan bulan masa pacaran pada 10 Februari lalu.

    “Happy Anniversary My Assyifa!! Yesterday was fucked up romantic month. Lets do it again without fucked up things ok. Love you.. ,” cuit akun @HafitdASO pada 10 Februari lalu pada situs jejaring sosial Twitter, Jumat, 7 Maret 2014. Cuitan itu berarti “Selamat perayaan tanggal jadian kita Assyifah-ku!!, kemarin merupakan bulan yang sangat romantis. Mari lakukan lagi tanpa membikin kekacauan. Sayang kamu,” kata Hafitd.

    Assyifah, lewat akun @ASSYIFARS pun menyahut dengan gembira cuitan itu. “Happy Annive too:* always do our best okay? Cmon make me feel more than alive every. Single. Day love you to infinity,” kata dia. Arti cuitan itu kurang lebih: “Selamat perayaan juga, selalu lakukan yang terbaik untuk kita, oke? Ayo buat aku merasa lebih dari sekedar hidup setiap harinya. Aku sangat sayang kamu.”

    Berdasarkan penelusuran Tempo pada akun Twitter Hafitd dan Assyifah, diketahui keduanya merupakan teman SMA korban. Ketiganya sama-sama duduk di SMA 36 Jakarta dan baru lulus pertengahan tahun lalu. Assyifah dan Hafitd sama-sama berkuliah di Kalbis Insitute—perguruan tinggi di bilangan Jakarta Timur yang terafiliasi dengan perusahaan farmasi Kalbe Farma. Hafitd sendiri diketahui sebagai mantan pacar Ade. 

    Sebelumnya, Kepolisian Resor Bekasi Kota berhasil meringkus sepasang kekasih ini. Keduanya diduga membunuh Ade Sara. Mayat Ade ditemukan di pinggir ruas jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Kilometer 41, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu pagi, 5 Maret 2014. (Baca: Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Ade di Tol)

    "Mereka ditangkap sore tadi," kata Priyo saat dihubungi Tempo, Kamis malam, 6 Maret 2014. Priyo menjelaskan, Hafitd ditangkap saat melayat jenazah korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Kamis sore, pukul 16.00. Sejam kemudian, tepatnya 17.00, polisi menangkap Assyifah di kampusnya.  (baca:Teman-teman Ade Sara Angelina Penuhi RSCM)

    SUBKHAN 

    Terpopuler:
    Pelawak Jojon Tutup Usia
    Jojon Meninggal, Dorce Datangi RS Premier
    Jojon Pernah Jadi 'Direktur' PT Rejeki Nomplok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.