Pembunuh Ade Sara Dipindah ke Rutan Pondok Bambu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat, (7/3). ANTARA/Hafidz Mubarak

    Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat, (7/3). ANTARA/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Bekasi - Tersangka pembunuh Ade Sara Angelina Suroto, Assyifa Rahmadhani, 18 tahun, akan dipindah ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. "Pemindahannya menunggu keputusan penyidik. Rencananya hari ini," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota Ajun Komisaris Siswo, Senin, 10 Maret 2014.

    Menurut Siswo, penyidikan terhadap Assyifa sudah selesai. Karena itu, penyidik mempertimbangkan penahanan terhadap tersangka di Rutan Pondok Bambu. "Di Polres tidak ada ruang tahanan wanita," katanya. (Baca: 5 Akal Bulus Sejoli Pembunuh Ade Sara)

    Tersangka lain, Ahmad Imam Al Hafitd, sudah dipindah ke rumah tahanan dari ruang tahanan sementara di Unit Kejahatan dan Kekerasan Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota. "Hari ini sudah dipindahkan, pemeriksaan sudah selesai," kata dia.

    Hafitd ditahan di dalam sel bersama setidaknya tiga tahanan kriminal umum lainnya. "Kondisinya sehat, makan seperti biasa. Ibadah seperti biasa, salat," katanya. (Baca: Tersangka Pembunuh Ade Sara Tertawa Saat Diperiksa, Pengacara Bingung)

    Ade Sara Angelina dibunuh secara keji oleh pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, dan Assyifa Ramadhani, 18 tahun. Korban dianiaya dengan cara disetrum, dicekik, dan mulutnya disumpal menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya lalu dibuang di pinggir Jalan Tol Bintara Kilometer 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

    ADI WARSONO

    Topik terhangat:

    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Berita terkait:
    21 Jam Bagi Tugas, Hafitd-Assyifa Siksa Ade Sara
    Pembunuh Ade Sara Mengaku Khilaf
    Ayah Ade Sara Ingin Orang Tua Hafitd dan Assyifa Minta Maaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.