Hafitd, Pembunuh Ade Sara, Tidak Pernah Dibesuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat (7/3). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti saat gelar perkara kasus pembunuhan Ade Sara di Polres Bekasi, Jawa Barat (7/3). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Bekai - Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, tersangka pembunuh Ade Sara Angelina, kini mendekam di sel tahanan Kepolisian Resor Bekasi Kota. Sejak ditahan pada Ahad malam, 9 Maret 2014, belum ada keluarga maupun rekannya yang membesuk.

    "Sampai sekarang belum ada yang menjenguk," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, Selasa, 11 Maret 2014. Bahkan dia tidak banyak beraktivitas. (Baca: Pembunuh Ade Sara Dikenal Alim).

    Siwo mengatakan Hafitd saat ini masih menjalani proses pemberkasan. Nantinya akan ada rekonstruksi kejadian untuk melengkapi berkas.

    Ade Sara Angelina dibunuh secara keji oleh pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, dan Assyifa Ramadhani, 18 tahun. (Baca: Pembunuh Ade Sara Coba Hilangkan Barang Bukti).

    Korban dianiaya dengan cara disetrum, dicekik, dan disumpal mulutnya menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya lalu dibuang di Jalan Tol JORR KM 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines 
    Pesawat Adam Air Lebih Tragis Dibanding Malaysia Airlines 
    Alat Kejut 3.800 Kilovolt Tak Membunuh Ade Sara
    Mengapa Orang Tua Ade Sara Maafkan Pelaku?
    Laga Timnas U 19 Rusuh, Polisi Bubarkan Penonton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.