Hafitd, Pembunuh Ade Sara, Tidur dan Salat di Sel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akun Twitter Ahmad Imam Al-Hafitd tersangka pembunuh Ade  Sara. Twitter.com

    Akun Twitter Ahmad Imam Al-Hafitd tersangka pembunuh Ade Sara. Twitter.com

    TEMPO.CO, Bekasi - Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, tersangka pembunuh Ade Sara Angelina, kini mendekam di sel tahanan Kepolisian Resor Bekasi Kota. Sejak ditahan pada Ahad malam, 9 Maret 2014, belum ada keluarga maupun rekannya yang membesuk. (Baca: Lima Saksi Diperiksa Terkait Pembunuhan Ade Sara).

    Hafitd lebih banyak tidur di dalam sel nomor satu berukuran 1,3 x 3,9 meter itu. Ia bangun kalau hendak makan dan salat. Sesekali ia merokok. Tak banyak bicara ketika berada di dalam sel.

    Hafitd dipindahkan ke sel tahanan dari ruang tahanan sementara di Unit Kejahatan dan Kekerasan. Pemindahan dilakukan sambil menunggu berkas dilimpahkan ke kejaksaan. "Berkas penyidikan masih dilengkapi sebelum dilimpahkan ke kejaksaan," kata juru bicara Polresta Bekasi Kota, Ajun Komisaris Siswo, Selasa, 11 Maret 2014. Bahkan polisi akan melakukan rekonstruksi ulang.

    Ade Sara Angelina dibunuh secara keji oleh pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd, 19 tahun, dan Assyifa Ramadhani, 18 tahun. Korban dianiaya dengan cara disetrum, dicekik, dan disumpal mulutnya menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya lalu dibuang di Jalan Tol JORR KM 49, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

    ADI WARSONO

    Terpopuler
    Terungkap, 'Penumpang Gelap' Malaysia Airlines 
    Pesawat Adam Air Lebih Tragis Dibanding Malaysia Airlines 
    Alat Kejut 3.800 Kilovolt Tak Membunuh Ade Sara
    Mengapa Orang Tua Ade Sara Maafkan Pelaku?
    Laga Timnas U 19 Rusuh, Polisi Bubarkan Penonton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.