Bus Transjakarta Baru Mogok di Permata Hijau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah Bus Transjakarta baru asal cina tiba di Pelabuhan Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priuk, Jakarta, (23/12). Indonesia datangkan 12 Bus Transjakarta baru asal China. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sebuah Bus Transjakarta baru asal cina tiba di Pelabuhan Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priuk, Jakarta, (23/12). Indonesia datangkan 12 Bus Transjakarta baru asal China. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Bus Transjakarta gandeng jurusan Harmoni-Lebak Bulus kembali mogok di Permata Hijau. Pantauan Tempo, bus tersebut dibiarkan mangkrak di tepi jalan dan hanya ditandai dengan ranting-ranting pohon.

    "Dari pagi tadi, pukul 06.30. Mogok, tapi belum ada yang perbaiki," ujar Wahyu, seorang pedagang di dekat halte Permata Hijau yang tak jauh dari bus tersebut mogok, kepada Tempo, Rabu, 12 Maret 2014.

    Akibatnya, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut macet panjang ke arah selatan. Arus lalu lintas tersendat karena bus Transjakarta di belakangnya terpaksa mengambil jalur umum untuk menghindari bus mogok tersebut.

    Baru sekitar pukul 07.30 WIB, petugas perbaikan teknis bus Transjakarta tiba di lokasi. Kepada Tempo, mereka mengaku mendapat laporan sejak sejam yang lalu, tapi terjebak macet sehingga baru tiba. 

    Ketika dikonfirmasi, petugas yang menolak menyebut namanya itu mengakui bahwa ini adalah salah satu bus Transjakarta yang baru. "Saya belum tahu, harus cek dulu masalahnya apa. Tapi iya, ini bus yang baru," ujarnya. (Baca: Bus Rusak, Ahok: Beli Mercy, Dikasih Harga Corolla)

    Bus-bus Transjakarta rombongan terbaru memang kerap bermasalah. Hal ini terus menjadi polemik di Jakarta (Baca juga: Ahok Serahkan Semobil Dokumen Busway). Terakhir, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama naik pitam ketika sumbangan bus dari pihak swasta dipersulit birokrasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sambil marah, ia menyindir proyek pengadaan bus ini. "Seharusnya DKI tidak menolak sumbangan bus. Kita malah mengoperasikan bus jelek dari Cina," ujarnya kemarin di Balai Kota. (Baca: Ahok Curhat Serba Salah Soal Busway Karatan)

    M. ANDI PERDANA


    Berita Lainnya:
    Serba 5 di Malaysia Airlines: 5 Balita, 5 Tak Terbang  
    PSSI Pertahankan Program Timnas U-19 hingga 2017  
    Gunung Slamet Waspada, Tercatat 450 Gempa 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.