Blusukan Jokowi Dihadang 'Ranjau'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga berusaha berfoto bersama Jokowi yang berada di dalam mobilnya usai melihat pertunjukan Pertunjukan seni Gema Nusantara di TIM, Cikini, Jakarta (28/11).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang warga berusaha berfoto bersama Jokowi yang berada di dalam mobilnya usai melihat pertunjukan Pertunjukan seni Gema Nusantara di TIM, Cikini, Jakarta (28/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ban mobil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pecah saat blusukan ke Sunter, Jakarta Utara, pada Kamis, 13 Maret 2014. Kejadian ini bermula saat Jokowi akan blusukan ke Taman Bersih Manusiawi dan Wibawa (BMW). (Baca: Ada Tim Khusus Perancang Blusukan Jokowi).

    Di taman ini rencananya dibangun stadion besar pengganti Stadion Lebak Bulus yang digusur untuk proyek Mass Rapid Transit (MRT). Tak disangka lokasi tersebut rupanya masih kotor. Padahal Dinas Pemuda dan Olahraga akan membangun stadion tersebut pertengahan akhir ini.  

    Tumpukan puing dan rongsokan menumpuk dan menguarkan bau tak sedap. Jalanan berlumpur juga tertutup sampah. Tak jarang serpihan kayu, beling, dan paku terlihat menyembul dari lumpur.

    Di tengah-tengah area itulah mobil Toyota Innova B-1124-BH yang ditumpangi Jokowi selip dan bannya sobek karena tergores pecahan keramik. Jokowi pun memutuskan turun dari mobil untuk mengecek lokasi.

    Beberapa ajudannya kepayahan mendorong mobil tersebut dan segera mengganti ban mobil. Jokowi mengatakan kedatangannya kali ini bertujuan mengecek kondisi lapangan. "Soalnya separuh luas lahannya sudah dapat sertifikat," kata Jokowi.

    ANGGRITA DESYANI

    Terpopuler
    Twitter: Foto dan Video Lebih Banyak Dapat Retweet 
    Michael Schumacher Tunjukkan Tanda Membaik
    Di Pelukan Ibu Ade Sara, Dua Wanita ini Menangis Minta Maaf 
    8 Hal Membingungkan Soal Pesawat Malaysia Airlines
    Mega Bawa Jokowi ke Makam Bung Karno


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.