30 Gerbong Kereta Listrik Tiba dari Jepang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk saat akan membawa gerbong KRL yang baru tiba menuju Balai Yasa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta  (3/11).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Truk saat akan membawa gerbong KRL yang baru tiba menuju Balai Yasa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta (3/11). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara PT KAI Commuter Jakarta, Eva Chairunisa, mengatakan kloter terakhir kereta listrik baru untuk Jakarta telah tiba dari Jepang. Jumlah kereta yang tiba terakhir ini 30 gerbong atau tiga rangkaian. Dengan begini, lengkap sudah jumlah KRL dari JR East Japan itu.

    "Tiba minggu malam kemarin kereta seri JR 205, di sembilan dermaga 304 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pagi ini, sekitar pukul 08.00, akan di bawa ke Stasiun Pasoso," ujar Eva dalam rilis yang diterima Tempo hari ini, Senin, 17 Maret 2014.

    Ke-30 gerbong kereta ini merupakan bagian dari program pengadaan gerbong kereta baru untuk KRL di Jakarta. Total ada 180 gerbong yang didatangkan sejak November tahun lalu.

    Gerbong dari Jepang ini tak sepenuhnya baru. Ini adalah kereta bekas yang diperbaiki kembali agar kondisinya prima dan siap digunakan untuk jangka panjang.

    Eva melanjutkan, dari 180 unit kereta yang telah hadir, baru 40 unit yang telah dioperasikan. Hal itu dikarenakan baru 40 unit kereta yang telah mendapat sertifikat dari Direktorat Jenderal Kereta Api Kementerian Perhubungan. (Baca: KRL Baru Bisa Angkut Penumpang Lebih Banyak)

    Ke-40 unit kereta itu, kata Eva, sekarang beroperasi di jalur Bogor-Jakarta Kota saja. Alasannya, karena baru jalur itu saja yang stasiunnya telah melakukan perpanjangan peron.

    "Untuk unit sisanya, 140 unit, sekarang masih menjalani uji statis, dinamis, dan penataan interior," ujar Eva.

    Eva mengatakan bahwa pengadaan kereta baru tak akan berhenti di angka 140 unit ini. Rencananya, kata Eva, KAI akan membeli 176 unit kereta listrik seri JR 205 lagi meski belum diketahui waktunya.

    ISTMAN MP

    Berita Terpopuler:
    Kriteria Pendamping Ahok Menurut Jokowi
    Polisi Ringkus Tersangka Penipuan 6 Mobil Rental 
    Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Kali Bekasi
    Gerindra di DPRD DKI: Kerjaan Jokowi Tak Beres


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.