Pamudji Ditembak Menggunakan Senjata Piket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi penembakan polisi

    ilustrasi penembakan polisi

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan Ajun Komisaris Besar Polisi Pamudji ditembak menggunakan senjata piket, yakni pistol yang selalu berada di ruang piket. Dugaan sementara pelaku penembakan adalah anak buahnya sendiri. (Baca: Penembak Pamudji Diduga Anak Buah Sendiri).

    Menurut Rikwanto, saat ini masih dilakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. "Ada tiga anggota yang diperiksa," ujarnya, Rabu, 19 Maret 2014. Dia mengatakan penyidik belum mengetahui motif penembakan. "Terlalu prematur dan masih berlangsung penyelidikan," ujarnya. (Baca: Komandan Polisi Tewas Ditembak di Tempat Kerja)

    Pamudji baru menjabat selama enam bulan sebagai Kepala Detasemen Markas Polda Metro Jaya. Dugaan sementara, sebelum kejadian perwira menengah ini terlibat keributan dengan anak buahnya. Saat ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Terkait
    Kapolda Baru Akan Kaji Percepatan Program
    Luka Mengering, Korban Ayah Tiri Bisa Kencing
    Putut Bayuseno Klaim Sudah All-Out untuk Jakarta
    Kondisi Balita IS Perlahan Membaik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.