Jokowi Bahas Anak Jalanan dengan Menteri Sosial  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak yang menjadi penyemir sepatu saat menunggu pelanggan di pelataran tempat ibadah kawasan Glodok, Jakarta (9/1). Tempat penampungan bagi anak ini akan dibagi untuk dua jenis anak jalanan yakni mereka yang menjadi korban kekerasan dan untuk anak-anak yang hidup di jalanan Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah anak yang menjadi penyemir sepatu saat menunggu pelanggan di pelataran tempat ibadah kawasan Glodok, Jakarta (9/1). Tempat penampungan bagi anak ini akan dibagi untuk dua jenis anak jalanan yakni mereka yang menjadi korban kekerasan dan untuk anak-anak yang hidup di jalanan Jakarta. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo datang ke kantor Kementerian Sosial di Salemba Raya, Jakarta Pusat. Kedatangannya ini, kata dia, untuk membahas jalan keluar atas persoalan sosial di Jakarta.

    "Soal penanganan sosial nanti akan kami selesaikan bersama," kata Jokowi di Kementerian Sosial, Kamis, 20 Maret 2014. Pertemuan kali ini membicarakan sejumlah hal, di antaranya program bedah kampung, anak jalanan, dan manusia gerobak. "Kami siap berbagi anggaran."

    Misalnya, mengenai anak-anak jalanan, Jokowi mengatakan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah asal mereka. "Karena persoalan ini harus diselesaikan juga dari akarnya," katanya.

    Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri yang berbincang langsung dengan Jokowi mengatakan Kementeriannya siap bekerja sama. Menurut dia, penyelesaian masalah anak jalanan memang membutuhkan kerja sama dengan pemerintah daerah. Bukan hanya dengan DKI, tapi juga daerah asal anak jalanan.

    "Orang tuanya di daerah harus diberdayakan. Ini perlu kerja sama dengan bupati, wali kota, dan gubernur," kata Salim. Setelah orang tua mendapat penghasilan yang memadai, menurut dia, anak-anak bisa bersekolah dan tak ada di jalanan.

    Dalam pertemuan yang dilaksanakan langsung di ruang Menteri Sosial ini, Jokowi ditemani oleh Kepala Dinas Sosial Masrokhan dan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Jonathan Pasodung.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terpopuler lainnya:
    Ketua KPK: Hedonis, Nurhadi Dekat dengan Korupsi
    Subsidi Membengkak, Hatta: RFID Omong Doang!
    Ini Spesifikasi Samsung Galaxy S5 di Indonesia 
    Bali, Obyek Wisata yang Paling Disukai Warga Rusia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.