Penembak AKBP Pamudji Ahli Meniup Terompet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana duka di rumah kediaman AKBP Pamudji yang tewas karena luka tembak saat bertugas semalam di kawasannya Cijantung, Jakarta Timur (19/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Suasana duka di rumah kediaman AKBP Pamudji yang tewas karena luka tembak saat bertugas semalam di kawasannya Cijantung, Jakarta Timur (19/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka penembak AKBP Pamudji, Brigadir Susanto sudah 19 tahun berdinas di Layanan Markas Polda Metro Jaya. Dari data yang dikeluarkan polisi disebut Brigadir Susanto, 40 tahun sudah hampir 20 tahun bekerja sebagai polisi. "Dari tantama langsung ditempatkan di sana (Yanma Polda Metro Jaya)," ujar Juru Bicara Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto Kamis 20 Maret 2014.

    Ia bergabung di Polda Metro Jaya per Januari 1995, sebagai lulusan sekolah Tantama setahun sebelumnya. Karir Brigadir Susanto terbilang normal. Seusai mengambil pendidikan kejuruan Tantama Musik, ia berkarir di satuan tersebut. Pada 2006, ia mendapat promosi pangkat sebagai Brigadir, pangkatnya saat ini.

    Menurut rekannya di Pelayanan Musik, Susanto ahli meniup alat musik terompet. "Dia pernah mengeluh jenuh karena tak pernah dipindah ke satuan lain," kata rekan Susanto ini yang menolak namanya disebut. (Baca: Bukti-bukti Brigadir Susanto Habisi AKBP Pamudji)

    "Dia orangnya nggak banyak bicara," ujarnya. "Kalau apel atau upacara pun dia jarang ngobrol," ujarnya. Dia juga mengatakan Brigadir Susanto kerap menyendiri dan banyak menghabiskan waktunya di dalam ruangan Pelayanan Musik Polda Metro Jaya.

    Namun, dia menolak kawan satu divisinya itu mengalami stres. "Nggak sampai stres kok, kelakuannya tidak aneh-aneh, pendiam saja mungkin juga karena jenuh," ujar petugas yang sudah empat tahun bertugas di Yanma Polda Metro Jaya itu.

    M. ANDI PERDANA

    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terpopuler lainnya:
    Terkait Asap, Gubernur Riau Bentak Kapolres 
    Facebook Buka Kantor di Indonesia
    CNN: Kuala Lumpur di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.