Gagal Umrah, Calon Jemaah Adukan Travel ke Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jutaan umat muslim bergerak menuju Mina usai bermalam (mabit) di Musdalifah, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (6/11) dini hari. Jutaan calon haji bergerak ke Mina untuk melempar jumroh . ANTARA/Prasetyo Utomo

    Jutaan umat muslim bergerak menuju Mina usai bermalam (mabit) di Musdalifah, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (6/11) dini hari. Jutaan calon haji bergerak ke Mina untuk melempar jumroh . ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu calon jemaah umrah mengadu ke polisi karena tak kunjung diberangkatkan oleh sebuah biro perjalanan. Sherly, 25 tahun, calon jemaah asal Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, mengatakan Travel Al-Isya Nurulbaqi menjanjikan untuk memberangkatkannya pada 5 Februari 2014, tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan.

    "Saya tidak diberangkatkan dengan alasan paspor saya bermasalah, tidak bisa di scan barcode-nya, padahal saya ke luar negeri menggunakan paspor saya enggak kenapa-kenapa, kok," ujarnya saat ditemui di Polsek Ciputat, Jumat, 21 Maret 2014. (baca: Ratusan Jemaah Umroh Sempat Telantar di Arab Saudi)

    Menurut dia, pihak travel tidak bisa memberikan alasan yang logis untuk para jemaah. Setiap ditanyakan, pihak travel memberikan keterangan yang bertele-tele. Pada 5 Februari, ada tujuh jemaah yang tidak jadi berangkat. Lalu pihak travel mengundur jadwal menjadi 7 Februari.

    "Saat mau berangkat pas tanggal 7, anehnya enam orang diberangkatkan dan saya tidak," katanya. "Saya berharap mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali karena, bukan masalah uang, malunya ini tidak jadi berangkat."

    Toni Sastra, pengacara Sherly, yang saat itu ditemui Tempo mengatakan pihaknya akan melayangkan gugatan karena kliennya tidak kunjung mendapat kejelasan. "Kami sudah berkonsultasi dengan Polsek Ciputat, dan Polsek Ciputat menyarankan agar kami melaporkan kasus ini ke Polres Jakarta Selatan."

    Saat Tempo mengunjungi kantor Travel Al-Isya Nurulbaqi yang berada di Jalan Cirendeu Raya Nomor 4-5, RT 003 RW 005, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Tanggerang Selatan, hanya staf yang menemui. Alisya Fianne Janne, direktur travel itu, tidak berada di kantor. Menurut salah satu karyawan yang enggan menyebutkan namanya, pimpinannya sedang melakukan jumpa pers di Pondok Indah, Jakarta Selatan. "Maaf, Mas, pimpinan kita lagi press conference di Pondok Indah," katanya.

    MUHAMMAD KURNIANTO

    Topik terhangat:
    Kampanye 2014 | Jokowi Nyapres | Malaysia Airlines | Pemilu 2014 | Kasus Century

    Berita terpopuler lainnya:
    Ditanya Video Ical-Marcella, Ical Tertawa
    Inilah Hasil Pengundian Perempat Final Liga Champions
    Video ARB-Marcella, Idrus: Kami Ajak Banyak Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.