Terima Award Demokrasi, Ahok Malah Ingat Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok melambaikan tangan usai meninjau tes uji kompetensi seleksi dan promosi jabatan lurah dan camat DKI di SMA 1, Jakarta, (27/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahok melambaikan tangan usai meninjau tes uji kompetensi seleksi dan promosi jabatan lurah dan camat DKI di SMA 1, Jakarta, (27/4). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapat penghargaan "Democracy Award" dari Rakyat Merdeka Online.  Ahok, sapaan Basuki, dianggap mampu memberikan keterbukaan komunikasi dengan warga Jakarta.  (Baca: Ahok Promosi Demokrasi Dihadapan Wartawan Asing).

    Meski dinilai blak-blakan, namun Ahok dianggap mampu membenahi demokrasi kota Jakarta yang sudah berkarat dan penuh manipulasi dari pemimpin terdahulu. Ahok disandingkan dengan beberapa kepala daerah lain yang juga dinobatkan oleh media online itu sebagai pemimpin yang berhasil menciptakan demokrasi bagi rakyatnya.

    Meski mendapat penghargaan itu, Ahok mengaku tak mau melangkahi Joko Widodo selaku bosnya di Balai Kota. Bahkan sebelumnya dia sempat bertanya kepada panitia, apakah Joko Widodo juga mendapatkan penghargaan yang sama.

    "Pas saya tanya katanya beliau (Joko Widodo) juga sudah dapat, jadi ya udah," kata Ahok, usai acara Malam Budaya Manusia Bintang dan penyerahan piala Democracy Award, di Balairung Hotel Kartika Chandra, Sabtu, 22 Maret 2014. "Terima kasih atas dukungannya dan juga kepada pihak yang memberikan saya penghargaan ini."

    Ahok bersama beberapa kepala daerah lainnya juga dinobatkan sebagai figur paling berpengaruh dalam memimpin. Beberapa di antaranya adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noordin, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Gubernur Sulawesi Selatan Yasin Limpo, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi.

    REZA ADITYA


    Terpopuler
    Sindir Jokowi Lagi, Prabowo: Kau Pembohong, Maling 
    Video Ical-Duo Zalianty Diambil Sekitar 2010-2011
    Jokowi: Saya itu Ndeso, Miskin Koneksi
    Anas Curiga Ongkos Kampanye SBY dari Dana Century 
    Idrus: Video Ical-Marcella Serang Golkar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.