Istri Pamudji Masih Pertanyakan Kematian Suaminya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian merapikan tulisan pada karangan bunga di mobil jenazah yang membawa almarhum  AKBP Pamudji di rumah kediaman, Cijantung, Jakarta Timur (19/03). Korban ditemukan sekitar pukul 21.50 WIB di tempat bertugas dengan luka tembak di pelipis.  TEMPO/Dasril Roszandi

    Petugas kepolisian merapikan tulisan pada karangan bunga di mobil jenazah yang membawa almarhum AKBP Pamudji di rumah kediaman, Cijantung, Jakarta Timur (19/03). Korban ditemukan sekitar pukul 21.50 WIB di tempat bertugas dengan luka tembak di pelipis. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta: Ajun Komisaris Besar Nurul Megawati, 53 tahun, istri dari almarhum Ajun Komisaris Besar Pamudji, masih berkabung atas kematian suaminya. "Masih berkabung. Dia juga belum kembali bertugas di Direktorat Pembinaan Masyarakat di Polda Metro Jaya," kata kakak Nurul, Nurul Hidayati, 59 tahun, di rumah Pamudji, Cijantung, Senin 24 Maret 2014. (Baca:Komandan Polisi Ditembak Pernah Jabat Kasatlantas )

    Megawati sudah mengikhlaskan kepergian suaminya, kata Hidayati. Namun, dia masih mempertanyakan kematian suaminya yang begitu tragis. "Ikhlas, tapi namanya enggak pernah ada masalah atau keributan, jadi masih sedih dan bertanya kenapa meninggalnya seperti ini," ujar Hidayati. (Baca: Kejanggalan Kasus Penembakan AKBP Pamudji )

    Senin, 24 Maret 2014, keluarga AKBP Pamudji menggelar pengajian tujuh hari kepergian Pamudji di rumah duka. "Hari ini tepat tujuh harinya, jadi nanti malam habis ba'da isya ada pengajian," kata dia.

    Pamudji tewas tertembak saat piket Pelayanan Markas (Yanma) di Polda Metro Jaya, Selasa 18 Maret 2014. Pamudji diduga ditembak oleh anak buahnya Brigadir Susanto. Susanto yang ditetapkan sebagai tersangka akhirnya mengakui telah menembak atasannya, setelah sebelumnya mengelak. Susanto beralasan menembak Pamudji, lantaran kesal karena sebagai atasan Pamudji tidak mengapresiasi tugas yang sudah ia kerjakan. Pengakuan itu disampaikan Susanto kepada penyidik Polda Metro Jaya. (Baca: Brigadir Susanto Pendam Amarah terhadap Atasannya)

    Jenazah Pamudji dimakamkan pada Rabu, 19 Maret 2014, di TPU Cijantung. Pamudji meninggalkan istri dan dua orang anak Alfian Prasetio, 28 tahun, dan Maharani Pamela Denoputri (sebelumnya disebut Kamila Maharani), 18 tahun.

    AFRILIA SURYANIS



    Berita Lainnya:
    Brigadir Susanto Pendam Amarah terhadap Atasannya
    Rumah Ketua PDIP Bogor Dibobol Maling
    Telantar 16 Jam, Penumpang Laporkan Lion Air


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.