Diserang Sayap PKS, Ahok: Aku Sudah Biasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan mendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maju sebagai capres 2014 kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jakarta (14/3). Dalam keterangannya Ahok menyatakan siap menggantikan posisi Gubernur dan mendukung pencalonan Jokowi sebagai presiden dari partai PDI-P. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyatakan mendukung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maju sebagai capres 2014 kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jakarta (14/3). Dalam keterangannya Ahok menyatakan siap menggantikan posisi Gubernur dan mendukung pencalonan Jokowi sebagai presiden dari partai PDI-P. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, atau biasa disapa Ahok, menganggap biasa serangan dari organisasi sayap Partai Keadilan Sejahtera, salah satunya Gema Keadilan. Ahok menilai itu adalah serangan halus untuk dirinya. "Aku sudah biasa, mau itu pesanan atau apa," kata Ahok, di Balai Kota, Rabu, 26 Maret 2014. "Dia lupa, Ahok itu enggak hanya lahir hari ini."

    Ahok menceritakan, selama kurang lebih sepuluh tahun ia mengalami tekanan dari berbagai pihak mengenai penolakannya di pemerintahan. Salah satunya, saat dia menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada 2003. Ia diserang Partai Bulan Bintang. "Ahok ini sudah 10 tahun ditekan seperti itu, jadi ini terlalu kecil," ujarnya. "Terlalu halus mainnya."

    Sebelumnya, organisasi sayap Partai Keadilan Sejahtera yang terdiri atas Gerakan Pemuda Keadilan (Gema Keadilan), Garda Keadilan, dan Benteng Muda PKS menyatakan tak ingin Jakarta dipimpin figur seperti Ahok. (Baca: Jika Jadi Gubernur, Ahok Tak Takut Dimakzulkan DPRD)

    Alasannya, mereka keberatan dengan kinerja dan gaya komunikasi Ahok selama 1,5 tahun menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, mereka juga mengklaim sudah melakukan survei. Dalam survei versi mereka ini, diklaim sebanyak 93 persen responden menyatakan tidak siap dipimpin Ahok. (Baca: Sayap PKS Tolak Ahok Jadi Gubernur dan Ahok Akui Diwarisi Jokowi Jurus Menahan Diri)

    REZA ADITYA

    Berita Lainnya:
    Ahok Akui Diwarisi Jokowi Jurus Menahan Diri
    Kemendagri: Jokowi Tak Perlu Mundur dari Gubernur
    Nyapres, UU Tak Haruskan Gubernur Jokowi Mundur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.