Pagi Ini, Jokowi Teken Akte BUMN Transjakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pagi ini akan meneken akta pendirian PT Transportasi Jakarta, perusahaan daerah yang akan mengelola bus Transjakarta. Agenda tersebut akan digelar pada pukul 09.00 WIB di Balairung Balai Kota DKI Jakarta.

    Kemarin, Jokowi menyatakan penandatanganan akta perseroan akan dilakukan sekaligus mengumumkan daftar direksi. Perusahaan ini tak hanya mengelola bus Transjakarta, tetapi juga bus kota terintegrasi bus Transjakarta (BKTB).

    Sebelum acara, mantan Wali Kota Solo tersebut pagi ini dijadwalkan menjadi inspektur upacara di Silang Monas Selatan dalam Apel Besar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang merayakan hari jadi ke-64. Pada pukul 08.00 WIB, Jokowi juga akan menerima kunjungan kehormatan Sultan Oman HE Al Sayyid Nazar bin Majid bersama Duta Besar Oman. Belum diketahui agenda pembahasan dalam pertemuan ini.

    Di lain pihak, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada pukul 09.00 WIB dijadwalkan akan memimpin rapat terkait penyusunan peraturan gubernur. Peraturan tersebut berkaitan dengan Pengenaan Kompensasi terhadap Pelampauan Nilai Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

    Seusainya, agenda Ahok kosong. Hingga pada pukul 16.00 WIB, dia dijadwalkan menghadiri Acara Otomotif Award 2014 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Terpopuler:
    Kasus Bus Transjakarta, Ahok Dapat Usul Baru yang Aneh
    PNS Bogor Hamil Tua Tewas di Mobil
    Sopir Metromini Maut Ini Bilang Mau Tanggung Jawab
    Ahok Belum Terima Surat Bekasi Soal Truk Sampah
    Hibah Bus Solar, Pengamat Sarankan Perda Direvisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.