Ahok Dirikan Klinik Kesehatan di Pasar Juni Nanti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana jual-beli pedagang sayuran di pasar Senen, Jakarta, Selasa (4/2). TEMPO/Aditia Noviansyah

    Suasana jual-beli pedagang sayuran di pasar Senen, Jakarta, Selasa (4/2). TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pertengahan tahun ini Dinas Kesehatan akan mulai membangun klinik di pasar. Tujuannya agar masyarakat dapat akses yang lebih mudah di sektor kesehatan.

    "Ide ini muncul karena setiap akhir pekan saya belanja ke pasar," kata Ahok di hadapan ratusan peserta Rapat Kerja Nasional Kementerian Kesehatan di Hotel Bidakara pada Senin, 31 Maret 2014. "Saya lihat ibu-ibu suka datang siang karena harga sudah murah."

    Menurut Ahok, peluang inilah yang mesti dimanfaatkan Dinas Kesehatan. Sebab, kalangan ibu-ibu bisa memanfaatkan waktunya tidak hanya berbelanja tetapi ada interaksi sosial.

    Dengan adanya klinik di pasar, masyarakat bisa diajak untuk rutin cek kesehatan. Sekaligus, bisa dijadikan sarana untuk kampanye hidup sehat juga.

    "Cek kesehatan itu bagus karena lebih baik mencegah dari pada mengobati," ujarnya. Sayangnya, tidak semua warga bisa mendapatkan akses. Sehingga mantan Bupati Belitung Timur ini berpendapat lebih baik jemput bola.

    Selain itu, harga cek kesehatan yang ditawarkan juga lebih terjangkau bahkan gratis. Sehingga masyarakat bisa tahu bagaimana pola hidupnya selama ini.

    SYAILENDRA

    Terpopuler:
    Video Musik Coke Bottle, Agnez Mo Tayang Hari Ini 

    MH370 Terkuak Jika Kotak Hitam Tersambung Satelit

    The Raid Dilarang Tayang di Malaysia  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.