Temui Demonstran, Jokowi: Biar Cepat Pulang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo, saat menunggu sarapan di salah rumah makan di Cisarua bogor usai mengunjungi pasar Cisarua, Bogor, Jawa Baratu (29/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Calon presiden dari PDI Perjuangan Joko Widodo, saat menunggu sarapan di salah rumah makan di Cisarua bogor usai mengunjungi pasar Cisarua, Bogor, Jawa Baratu (29/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Seusai melantik anggota Dewan Transportasi Kota Jakarta, Gubernur DKI Joko Widodo langsung menemui perwakilan pengunjuk rasa di Balai Kota. Di sana, calon presiden dari PDI Perjuangan itu menerima sebuah tiket kereta api tujuan Istana yang berangkat pada 9 Juli 2014.

    "Saya mau diberi tiket ke mana saja enggak apa-apa. Semua tiket saya pakai. Diberi tiket ke Solo saya pakai. Diberi tiket ini saya bawa," kata Jokowi di antara himpitan kerumunan massa dan wartawan, Selasa, 1 April 2014. (Baca: Jokowi Dapat Tiket ke Istana)

    Seusai menerima tiket itu, Jokowi kemudian menemui para demonstran dengan menaiki pagar Balai Kota. Di situ, Jokowi bersalaman dengan para pengunjuk rasa seraya mengucapkan terima kasih.

    Ini bukan kali pertama Jokowi diberi tiket kereta. Pekan lalu, sekelompok orang yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Jakarta Baru membawakan tiket untuk Jokowi pulang ke Solo. Mereka kecewa karena Jokowi menjadi calon presiden. "Dia lebih berambisi menjadi RI-1 dibanding membenahi Jakarta," ujar demonstran. (Baca: Jadi Capres, Jokowi Diberi Tiket Pulang ke Solo)

    Namun pada saat itu, Jokowi tak menemui mereka. Walhasil, tiket kereta ke Solo dilempar begitu saja ke halaman Balai Kota. Ketika ditanya kenapa Jokowi mau meladeni para pengunjuk rasa itu?
    "Biar cepat pulang. Kalau enggak ditemui enggak pulang-pulang," kata Jokowi.

    ATMI PERTIWI

    Topik terhangat:
    MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Dokter TNI AU

    Berita terpopuler lainnya:
    Yahoo! Bikin Tandingan YouTube
    Putin Ingin 'Hidupkan' Kembali Uni Soviet
    The Raid Dilarang Tayang di Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?