Cerita Ahok Soal Mahar Prabowo di Pilkada DKI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Ahok). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Ahok). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan tidak benar adanya bantuan Rp 60 miliar dari Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada dirinya dan Joko Widodo sewaktu mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Mana ada segitu," katanya di Balai Kota, Selasa, 1 April 2014.

    Ahok menuturkan dana Rp 60 miliar itu kemungkinan digunakan Prabowo untuk berkampanye di televisi. "Menurut saya, beliau mungkin keluar uang itu karena beliau iklan di televisi. Di situ ada Jokowi-Ahok," katanya. Sebab, kata dia, pihaknya tak pernah merasa memasang iklan di televisi.

    Menurut Ahok, saat pilkada DKI pada 2012, pihaknya hanya menghabiskan beberapa puluh atau belas miliar. "Kami laporin, kok," ujarnya. Meski dia tak hafal siapa saja penyumbang dalam kampanye pilgub lalu, tapi para donaturnya tercatat dalam laporan resmi. "Kalau nyumbang, ada penyumbang jelas, kok."

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Lainnya:
    Cari MH370, Indonesia Keluarkan 96 Flight Clearence
    Grup Bakrie Akui Belum Punya Duit untuk Lapindo  
    Jokowi Yakin PDIP Menang di Kandang Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.