Ahok Minta Ibu-ibu Jadi Penggerak Tes Kesehatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wagub DKI Jakarta Ahok, melihat-lihat produk kerajinan daur ulang pada acara Pekan Produk Kreatif Daerah 2013, di lapangan Silang Monas, Jakarta (14/6).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wagub DKI Jakarta Ahok, melihat-lihat produk kerajinan daur ulang pada acara Pekan Produk Kreatif Daerah 2013, di lapangan Silang Monas, Jakarta (14/6). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok meminta kalangan ibu-ibu menjadi penggerak kesadaran masyarakat untuk tes kesehatan, seperti hepatitis, kanker serviks, dan HIV.

    "Ibu-ibu PKK harus jadi model, motor penggerak," kata Ahok saat membuka seminar terkait dengan hepatitis dan HIV/AIDS kepada ibu-ibu PKK Provinsi DKI, Rabu, 2 April 2014.

    Menurut Ahok, masyarakat belum sadar akan bahaya penyakit-penyakit itu. Gerakan sadar penyakit ini bisa disampaikan melalui pembicaraan sehari-hari. "Jadi ngobrolnya jangan soal apa TV terbaru, tapi sudah tes kesehatan atau belum," kata Ahok.

    Dia menyebutkan banyak orang tidak suka tes kesehatan karena takut mengetahui penyakitnya sendiri. Padahal itu persepsi yang salah. Sebab, semua wanita, baik yang sudah menikah ataupun belum, harus menjalani tes serviks. Untuk menarik minat ibu-ibu, kata Ahok, dirinya akan membuat klinik-klinik di dekat pasar. "Ibu-ibu lihat sayur murah betah di pasar. Jadi, sambil nunggu, ikut tes."

    Ahok menekankan pentingnya warga Jakarta menjaga kesehatan. Ahok lalu menceritakan pengalaman pahitnya dengan hepatitis. Ayahnya meninggal akibat hepatitis C berupa pengerasan hati. Karena itu, Ahok suka menjalani tes kesehatan untuk mengetahui kondisi tubuhnya.

    "Habis marah-marah saja saya panggil yankes (layanan kesehatan). Dicek, tensi saya 100 per 70. Ya, udah, boleh marah-marah lagi," kata Ahok.

    ATMI PERTIWI

    Berita Terpopuler:
    Ibunda IS Tak Memafkan Penganiaya Anaknya 
    BNN Buru TKW Pengendali Narkoba di Cina
    Pasien Miskin Kabupaten Tak Bisa ke RS Kota Bekasi
    Satu Perampok Alfamart Dibekuk Warga  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.