Pantograf Patah, KRL Bogor-Jakarta Belum Normal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas KRL saat memeriksa kondisi rel kereta api di Kawasan Gambir, Jakarta  (05/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah petugas KRL saat memeriksa kondisi rel kereta api di Kawasan Gambir, Jakarta (05/02). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) I, Agus Komarudin, mengatakan jalur KRL Bogor-Jakarta belum sepenuhnya normal akibat patahnya pantograf KRL sekitar pukul 06.40 WIB. "Baru normal satu jalur, jalur kiri saja," ujar Agus saat dihubungi Tempo, Jumat, 4 April 2014.

    Agus mengatakan alasan baru satu jalur perlintasan kereta yang normal adalah karena pihak KAI tengah melakukan pengecekan aliran listrik di jalur kanan. KAI menduga ada gangguan aliran listrik atas di jalur kanan. Selain gangguan listrik, ia menduga kerusakan pantograf bisa juga karena gesekan dengan benda asing. "Sekarang masih kami selidiki, sementara kereta sudah kami selamatkan ke Dipo Stasiun Depok," ujarnya.

    Gangguan pantograf KRL Bogor-Jakarta mengakibatkan gangguan keberangkatan kereta tujuan Jakarta dan penumpukan kereta. Menurut Agus, masalah ini sudah ditangani pada pukul 08.00  WIB tadi. Namun ia belum bisa memastikan kapan jalur akan sepenuhnya normal. (Baca juga: Nyaris Naik Bajaj, Ahok Pilih Taksi Ke Balai Kota)

    ISTMAN M.P.



    Berita Lainnya:
    Pencari Kotak Hitam MH370 Tiba di Lokasi
    Nyaris Naik Bajaj, Ahok Pilih Taksi Ke Balai Kota
    Ahok Akan Tertibkan Pedagang Blok G


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.