Dibersihkan Kaercher, Monas Hanya Buka Separuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Monumen Nasional (Monas), Jakarta. ANTARA/Dhoni Setiawan

    Monumen Nasional (Monas), Jakarta. ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala UPT Monas Rini Haryani mengatakan bahwa Monas akan tetap buka pada tanggal 5-18 Mei 2014. Pada tanggal itu, rencananya Monas akan dibersihkan oleh perusahaan layanan kebersihan asal Jerman, Kaercher.

    "Tetap buka, tapi tidak semua lokasi bisa dikunjungi," ujar Rini saat dihubungi Tempo, Jumat, 4 April 2014.

    Rini berkata, ruangan yang bisa dikunjungi hanyalah ruang museum dan ruang kemerdekaan. Di luar kedua ruangan itu, seperti puncak dan cawan, tak bisa dikunjungi.

    Kedua ruangan itu bisa dikunjungi karena tidak masuk dalam program pembersihan oleh Kaercher. Kaercher, kata Rini, hanya akan membersihkan bagian luar Monas yang lebih rumit penanganannya. (Baca: Kenapa Monas Tak Dibersihkan Seperempat Abad?)

    "Kalau bagian dalam, bisa kami bersihkan sendiri. Kalau bagian luar, itu susah membersihkannya. Salah-salah, marmer bisa terkelupas," ujarnya.

    Meski kehilangan separuh "dagangannya", Rini mengaku optimis Monas akan tetap didatangi pengunjung. Saat ini, per harinya, Monas bisa menerima 2.000-2.500 pengunjung dari berbagai daerah.

    ISTMAN MP

    BeritaTerpopuler
    Jokowi: Kampung Deret Petogogan Mirip Apartemen 
    Lagi, Ahok Nyaris 'Bayar Parkir di Garasi Sendiri' 
    Bertemu Jokowi, Moeldoko Curhat Soal Jalan Rusak 
    Rekonstruksi Pembunuhan Ade Sara, Hafitd Murung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.