Pengemudi Honda Jazz Tak Terbukti Tabrak Lari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan mobil. TEMPO/Ary Setiawan

    Ilustrasi kecelakaan mobil. TEMPO/Ary Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Timur telah memeriksa pengemudi Honda Jazz putih B 95 RAS yang diduga melakukan tabrak lari terhadap seorang petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur.

    "Berdasarkan pemeriksaan, pengemudi mobil, yakni Rizky Ari Sandi, 17 tahun, tidak merasa menabrak, tapi dia memang melintas di tempat kejadian," kata Kepala Unit Laka Satlantas Polres Jakarta Timur, Ajun Komisaris Polisi Agung Budi Leksono, di kantornya, Jumat, 4 April 2014.

    Selain memeriksa Rizky, kami juga menanyai empat orang saksi yang ada di lokasi saat kejadian. Pagi tadi, Agung menjelaskan, polisi juga telah melakukan olah TKP. Menurut polisi, memang tidak ditemukan indikasi penabrakan oleh mobil Honda Jazz itu. "Pernyataan ini sekalian meluruskan pemberitaan yang menyebut bahwa pengemudi Honda Jazz tersebut menabrak korban dan kabur," kata dia.

    Kesimpulan ini, Agung menegaskan, dibuktikan juga dari fisik mobil Honda Jazz yang tidak penyok maupun lecet di bagian depannya. "Memang buktinya tidak ada kalau mobil ini yang menabrak," kata dia sambil memperlihatkan foto Honda Jazz B 95 RS yang masih mulus. "Kami nyatakan kecelakaan terhadap Petugas Sudinhub bernama Edy Surahmat, 45 tahun, merupakan kecelakaan tunggal.

    Di tempat kejadian, Agung melanjutkan, para saksi juga tidak melihat langsung kecelakaan. Sedangkan berdasarkan hasil olah TKP tidak terlihat jejak ban mobil yang berusaha mengerem atau serpihan body mobil. "Di lokasi juga tidak ada kamera pengawas sehingga sulit membuktikan bahwa pengemudi mobil menabrak motor Edy."

    Jadi, kata Agung, sebelum kejadian pada Kamis pagi, 3 April 2014, sekitar pukul 05.30, Edy mengendarai sepeda motornya di Jalan Alu-alu, Rawamangun, Jakarta Timur. Honda Jazz yang dikemudikan Rizky itu berada di belakang motor Edy. "Jadi, Edy kehilangan kendali, oleng dan menabrak pejalan kaki bernama Udin Sinaga, 51 tahun. Mobil Honda Jazz sendiri sudah mendahului motor Edy sebelum kejadian," dia menjelaskan. Namun, para saksi berasumsi motor Edy oleng akibat tersenggol mobil tersebut. "Jadi, dianggap tabrak lari."

    Adapun Edy pada Jumat, 4 April 2014, sekitar pukul 12.30 menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Persahabatan, Rawamangun. Edy meninggal dunia karena menderita luka pendarahan cukup parah di kepalanya. Sedangkan korban bernama Udin sudah diperbolehkan pulang, meskipun sempat mengalami luka sobek di kepala bagian belakangnya.

    PRAGA UTAMA

    Berita Terpopuler:
    15 Caleg Terseksi Versi Living in Indonesia

    Jokowi Mendatangi Rumah Iwan Fals di Depok

    Satinah Tetap Diadili Walau Diyat Dilunasi

    Lagi, Ahok Nyaris 'Bayar Parkir di Garasi Sendiri'

    Jokowi: Kampung Deret Petogogan Mirip Apartemen




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.