Polisi Bogor Antisipasi Macet Parah Senin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/M Agung Rajasa

    Ilustrasi kemacetan lalu lintas. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Bogor - Kepolisian Resor Bogor Kota dan Pemerintah Kota Bogor menyiapkan tiga unit bus sedang untuk mengangkut ribuan tamu undangan dan warga Kota Bogor yang akan menghadiri pelantikan Wali Kota Bogor terpilih, Bima Arya Sugiarto, dan wakilnya, Usmar Hariman, Senin, 7 April 2014 mendatang. Tiga unit bus itu akan bolak-balik antara lokasi pelantikan di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, dan area parkir di GOR Pajajaran.

    "Untuk menghindari kemacetan yang cukup parah, semua kendaraan undangan non-VVIP dan VIP dan simpatisan Bima Arya yang akan menghadiri pelantikan lokasi parkirnya akan ditempatkan di GOR Pajajaran," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor Kota Ajun Komisaris Bramastyo, Jumat, 4 April 2014.

    Jarak antara lokasi parkir dengan lokasi pelantikan itu adalah 2,5 kilometer. Area parkir di kompleks Gedung DPRD akan diperuntukkan bagi tamu eksklusif, seperti gubernur dan pejabat negara. Adapun kendaraan milik tamu VIP dan VVIP akan ditempatkan di kantor Bakorwil, SMA Budi Mulya, Gereja Zebouth, dan Museum Etnobotani.

    Dengan pengaturan lokasi parkir dan shuttle bus itu, Bramastyo tak lagi merancang buka tutup arus lalu lintas. "Namun, petugas kami akan memasang marka jalan agar pengendara tidak dapat memutar sembarang tempat sehingga tidak menimbulkan kemacetan," kata dia.

    Terkait dengan pengamanan selama pelaksanaan pelantikan, Kepolisian yang awalnya akan menerjunkan sebanyak 900 personel ditambah kekuatanya menjadi sebanyak 1.395 personel. Mereka gabungan dari Polri dan TNI. "Kami juga akan menyiagakan pasukan Anti Huru Hara dalam pelantikan ini," kata Kepala Polisi Resor Bogor Kota Ajun Komisaris Ujang Purnama.

    M SIDIK PERMANA

    Terpopuler
    15 Caleg Terseksi Versi Living in Indonesia

    Satinah Tetap Diadili Walau Diyat Dilunasi

    Lagi, Ahok Nyaris 'Bayar Parkir di Garasi Sendiri'

    MK Nyatakan Pancasila Bukan Pilar Negara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.