Pemerintah DKI Belum Atasi Tomcat di Marunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah serangga 'TomCat' atau rover beetle (Paederus fuscipes) yang ditemukan usai penyemprotan oleh Dinas Pertanian di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya,  Senin (26/3). Penyemprotan untuk mengantisipasi serangga yang menyerang hampir seluruh kawasan di Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah serangga 'TomCat' atau rover beetle (Paederus fuscipes) yang ditemukan usai penyemprotan oleh Dinas Pertanian di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (26/3). Penyemprotan untuk mengantisipasi serangga yang menyerang hampir seluruh kawasan di Surabaya. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah warga Rumah Susun Marunda, Jakarta Utara diserang serangga jenis tomcat. Belum ada penanganan serius dari Pemerintah DKI Jakarta. (Baca: Warga Jakarta Barat Disengat Tomcat)

    "Kami sudah melapor ke Posyandu tapi belum disikapi. Mereka bilang akan berkoordinasi dulu dengan Puskesmas, ujar Didik, 34 tahun, warga Cluster A Blok Bandeng, Rusun Marunda, Ahad, 6 April 2014.

    Ia mengatakan, Posyandu pernah berjanji akan membasmi tomcat yang menyerang warga sejak setahun lalu ini, namun belum dilaksanakan. Karena tidak ada penanganan dari pihak pemerintah, warga membasmi sendiri serangga tersebut. "Kalau tidak disapu, kami bakar atau memakai pembersih lantai," katanya.

    Menurut dia, hampir semua warga Rusun Cluster A pernah terkena serangan tomcat. Terakhir, Natifah, 40 tahun, warga Blok Bandeng Lantai 4 nomor 10 sakit karena digigit tomcat. Natifah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Jika digaruk, lukanya semakin meluas.

    ERWAN HERMAWAN

    Topik terhangat:
    MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Lumpur Lapindo

    Berita terpopuler:
    Ahok: Blusukan ke Masyarakat Tiru Metode Yesus 

    KPK: Status Rano Karno Tergantung Vonis Wawan 

    Ditawari Suap, Ahok Diancam Istri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.