Ada Studio Dadakan di Kantor Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Studio dadakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota. Tempo/Atmi Pertiwi

    Studio dadakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Kota. Tempo/Atmi Pertiwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda dengan kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hari ini, Senin, 7 April 2014. Di ruang tengah digelar studio mini dadakan.

    Dua fotografer bersiap mengeset kamera dan lampu. Latar belakang dari kertas khusus berwarna cokelat berukuran 3 x 3 meter tegak dibentangkan. Tak berapa lama, Jokowi--begitu Gubernur Joko biasa disapa--muncul. Dia mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan sepatu blusukan yang biasa dipakainya.

    Ketika sedang asyik berpose, Jokowi sadar diintip wartawan dari balik pintu kaca. Dia pun jadi tampak grogi. Jokowi tersenyum tersipu dengan mimik jenaka lalu kembali berpose.

    Pose berikutnya, calon presiden dari PDI Perjuangan ini tetap mengenakan kemeja putih tapi ditambah dasi merah terang dan jas hitam. Gayanya lebih bervariasi sambil duduk di kursi. Sang kamerawan merapikan pakaian dan mengarahkan gayanya.

    Menurut Jokowi, sesi pemotretan itu untuk sebuah majalah, tapi ia merahasiakan namanya. "Foto-foto kayak gitu. Enggak nanya, tahu-tahu nongol di majalah," kata Jokowi. Dia pun menunjukkan salah satu contoh fotonya yang muncul di sebuah majalah bisnis dan gaya hidup, Monocle, yang berbasis di London, Inggris, kepada wartawan. "Tahu-tahu keluar di Monocle kayak gini." (Simak: Jokowi Blusukan ke Rumah Iwan Fals)

    Jokowi pun mengaku tidak khawatir fotonya disalahgunakan. "Satu hari yang foto saya lebih dari seribu orang, enggak apa-apa," ujar Jokowi. (Baca juga: Jokowi Bakal Nyoblos di Mana Pemilu Nanti?)

    ATMI PERTIWI

    Berita Lainnya:
    Ahok: Jangan Ladeni Parpol yang Minta Jatah KJP
    Telat Ngantor Lagi, Jokowi Bungkam
    Ahok Bingung, Mau Dipanggil Gubernur atau Wagub...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.