Bayi Perempuan Ditinggal di Pintu PRJ

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. sciencephoto.com

    Ilustrasi. sciencephoto.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang bayi berusia sekitar 1 tahun ditinggal di Pintu 2 Pekan Raya Jakarta, Pademangan, Jakarta Utara. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditinggalkan seorang pria yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

    "Bayi ditinggalkan kemarin, Minggu, 6 April 2014, sekitar pukul 15.30 WIB. Sampai saat ini tak ada yang mengambil," ujar Dede Kurniasih, 31 tahun, seorang penjual minuman di PRJ yang sekarang merawat bayi tersebut, Senin, 7 April 2014.

    Dede mengaku menampung bayi yang belum diketahui namanya itu karena kasihan. Apalagi, kata Dede, tak ada orang yang mau mengambil bayi tersebut saat ditinggalkan di Pintu 2 PRJ.

    Penemuan bayi itu, kata dia, berawal dari seorang pria misterius yang tiba-tiba hendak menitipkan bayi kepada penjual minuman kenalan Dede. Pria itu, ujar Dede, mengenakan kemeja lengan pendek, berkulit sawo matang, berambut cepak, dan datang menggunakan mobil berwarna hitam.

    Dede mengatakan kenalannya enggan menerima bayi itu karena takut bayi tersebut hasil penculikan. Bayi itu kemudian dibiarkan begitu saja di depan Pintu 2 PRJ. "Yang saya dengar, pria itu akan kembali. Tapi, saya tunggu sampai pukul 20.00, tak ada yang mengambil. Daripada dibiarkan sendiri, saya ambil saja untuk saya laporkan ke Polsek Pademangan," ujarnya.

    Dede menuturkan bayi itu dalam kondisi terawat ketika ia tampung. Sebagai contoh, kulit bayi itu begitu putih, tak ada luka ataupun bercak, dan gemuk. Selain itu, bayi itu juga dalam keadaan memakai singlet dan popok. Di tubuh bayi itu pun, kata Dede, ada gelang emas di tangan kanan, cincin di jari kanan, dan anting emas.

    ISTMAN MP

    Topik terhangat:
    MH370 | Kampanye 2014 | Jokowi | Prabowo | Lumpur Lapindo

    Berita terpopuler lainnya:
    Kiai Maman, Caleg Pembela Ahmadiyah 
    Cara Atasi Gugup Bicara di Depan Umum 
    Caleg Binny Bintarti Bersaing dengan Ibas SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.